Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Duh Senangnya, 753 PPPK Guru di Blora Terima SK Pengangkatan dari Bupati

Duh Senangnya, 753 PPPK Guru di Blora Terima SK Pengangkatan dari Bupati
Foto: Bupati Blora Arief Rohman menyerahkan SK pengangkatan pada tenaga PPPK (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Blora – Setelah ditunggu beberapa waktu, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi Guru Kelas SD dan Guru Mapel SMP se-Kabupaten Blora menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan.

Penyerahan SK dilakukan Bupati Arief Rohman dalam apel pagi bersama di halaman kantor Dinas Pendidikan Blora, Kamis (23/6/2022). Sebanyak 753 PPPK ini pun tampak senang dan bersyukur menerima SK dari bupati.

”Kami ucapkan selamat kepada 639 Guru SD, dan 114 Guru Mapel SMP yang pagi ini menerima SK pengangkatan. Setelah diproses panjang, akhirnya SK bisa kita serahkan hari ini. Jadikan momentum ini sebagai pelecut semangat untuk lebih baik lagi dalam mendidik anak-anak generasi penerus Blora. Berikan pendidikan yang terbaik sehingga IPM bisa ikut naik,” ucap Bupati Arief Rohman.

Baca juga: Layanan Pengurusan Hak Kekayaan Intelektual segera Dibuka di Mal Pelayanan Publik Blora

Menurut Bupati, untuk gaji dan tunjangan sudah mulai dibayarkan mulai Mei lalu. Sehingga dirinya meminta agar seluruh PPPK ini bisa menjadi contoh guru yang baik di sekolahnya maupun lingkungan sekitar.

”Karena gajinya sudah kita anggarkan, maka kami minta seluruh PPPK yang hari ini menerima SK juga taat zakat. Ini merupakan wujud syukur untuk membantu saudara kita yang masih belum beruntung. Nantinya zakat akan dipotong 2,5 persen langsung setiap bulannya dari gaji. Tidak ada seratus ribu per bulan. Akan dikumpulkan di Baznas dan dikembalikan untuk membantu anak-anak kita yang putus sekolah,” tegas Bupati.

Arief menyampaikan, diluar sana masih banyak Guru PTT dan GTT yang belum lolos PPPK. Saat ini, pemkab sedang melakukan pendataan dan memetakan potensi PTT, GTT hingga honorer agar kelak bisa diajukan menjadi ASN ke pemerintah pusat. Baik melalui permohonan formasi PPPK ataupun PNS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Aunur Rofiq menyampaikan, PPPK guru SD dan SMP ini menerima SK pengangkatan dengan masa kontrak selama  5 tahun.

”Kontraknya 5 tahun. Tetapi pada satu tahun terakhir nanti, tahun kelima akan dilakukan evaluasi kinerjanya. Jika memang kinerjanya baik dan memenuhi target kompetensi maka akan diperpanjang kembali kontrak kerjanya,” terang Aunur Rofiq.

 

 

Kontributor Blora
Editor: Dani Agus

Comments
Loading...