Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kudus Minta Jatah Vaksin PMK Sesuai Jumlah Populasi

Dispertan Kudus mengecek kesehatan hewan di Pasar Hewan, Kudus, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, mengajukan usulan agar bisa mendapatkan alokasi vaksin sesuai jumlah populasi ternak di Kudus yang berpotensi terserang penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal tersebut dilakukan agar PMK tidak lebih meluas lagi di Kota Kretek dan sekitarnya. Adapun jumlah populasi ternak di Kudus saat ini adalah sebanyak 50.369 ekor. Meliputi sapi, kerbau, kambing, maupun domba.

”Tim dari Balai Besar Veteriner (BBV) kemarin ke sini (Kudus, red). Kami coba usulkan agar semua populasi ternak yang berpotensi terpapar PMK ini diberikan jatah vaksin agar wabah PMK tidak meluas,” kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Agus Setiawan, Rabu (22/6/2022).

Baca: Vaksinasi PMK di Grobogan Mulai Agustus

Walau demikian, pihaknya belum mengetahui apakah usulan tersebut bisa diterima atau tidak. Sampai saat ini sendiri, dia juga belum mengetahui berapa alokasi vaksin yang nantinya bakal diterima Kudus.

”Karena masih ada pertemuan lanjutan soal vaksin untuk hewan ternak ini, ya harapannya setidaknya bisa mencukupi,” pungkasnya.

Sementara Bupati Kudus HM Hartopo memastikan pemerintah daerah tidak akan lambat dalam menangani PMK. Ketika nanti vaksin datang, maka akan segera disuntikkan ke hewan ternak.

”Apalagi ini sudah mau Iduladha, kami akan bergerak cepat,” katanya.

Baca: Cegah PMK, Pasar Hewan di Kudus Disemprot Eco Enzyme

Dia pun menyampaikan selama ini pemerintah daerah terus melakukan pencegahan agar penyakit ternak kawakan ini tidak semakin meluas.

Adapun yang dilakukan pemkab adalah seperti menutup pasar hewan, membatasi arus lalu-lintas ternak, pemberian obat antibiotik pada ternak yang terpapar, dan penyemprotan pasar hewan.

”Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah virus ini meluas,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...