Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kasus Covid-19 Terus Naik, PB IDI Sarankan Warga Tetap Pakai Masker

Kasus Covid-19 Terus Naik, PB IDI Sarankan Warga Tetap Pakai Masker
Polisi memakaikan masker kepada warga yang melanggar prokes. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Jakarta – Selama beberapa pekan terakhir, kasus Covid-19 terus mengalami kenaikan. Peningkatan signifikan kasus Covid-19 mulai terlihat sejak awal bulan ini sebanyak 591 kasus, kemudian penambahan 930 kasus, hingga tembus 1.242 kasus ada tengah pekan.

Karena itu, Ketua Bidang Penanganan Penyakit Menular Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr dr Agus Dwi Susanto meminta pemerintah mengkaji kembali kebijakan lepas masker di tempat umum.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap melakukan protokol kesehatan ketat, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menggunakan hand sanitizer.

”Kami meminta pemerintah dan masyarakat untuk menggiatkan kembali vaksinasi booster Covid-19, tetap taati protokol kesehatan, utamanya tetap memakai masker,” katanya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/6/2022).

Baca: Indonesia Bebas Masker, Menkes: Tunggu Hingga Pertengahan Juni

Sementara Dr dr Erlina Burhan dari Bidang Kajian Penanggulangan Penyakit Menular PB IDI menerangkan bahwa untuk Covid-19 menjadi endemi persiapannya adalah dengan menekan kasus terkonfirmasi positif.

Salah satunya melalui vaksinasi baik dosis primer dan juga dosis booster, tracing diusahakan sesuai target 1:12, dan masyarakat harus tetap patuh pada protokol kesehatan.

Pihaknya juga merekomendasikan kepada masyarakat agar tetap memakai masker di ruang terbuka dan di ruang tertutup.

Baca: Siswa Kudus Diminta Tetap Disiplin Pakai Masker di Sekolah

”Menghimbau para pemangku kebijakan seperti gubernur dan bupati untuk melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan cakupan vaksinasi booster,” katanya.

Menurutnya, cakupan vaksinasi anak juga perlu ditingkatkan terutama menjelang PTM 100 persen. Kemudian aturan PCR negatif untuk pelaku perjalanan serta lakukan edukasi secara masif dan terus-menerus tentang upaya pencegahan Covid-19.

”Karena pandemi belum berakhir, mengingat masyarakat sudah jenuh dengan pandemi. Jangan lengah walaupun nanti kasus akan menurun,” tegasnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...