Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Alasan Bupati Pati Tak Perpanjang Penutupan Pasar Hewan

Ini Alasan Bupati Pati Tak Perpanjang Penutupan Pasar Hewan
Rapat Koordinasi Penanganan PMK di Ruang Penjawi. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Pemkab Pati telah kembali membuka pasar hewan sejak Jumat (17/6/2022). Keputusan ini berbeda dengan daerah lain yang menambah durasi kebijakan penutupan pasar.

Padahal sebelumnya, 1.633 hewan ternak di Kabupaten Pati terindikasi kena penyakit mulut dan kuku (PMK) Hwan itu menyebar hampir seluruh kecamatan se-Kabupaten Pati.

Meski begitu, dari jumlah itu 690 hewan ternak sudah dinyatakan sembuh. Kemudian, 11 ekor sapi mati, sembilan ekor sapi dan 35 ekor kerbau dipotong paksa.

Baca: 1.633 Hewan Ternak di Pati Terindikasi PMK, Bupati Pati: Banyak yang Sembuh

”Pasar sudah buka. Daerah lain agak takut. Mereka memperpanjang penutupan pasar. Pati ini dibuka pasarnya,” ujar Bupati Pati Haryanto, Senin (21/6/2022).

Haryanto khawatir bila pasar hewan ditutup justru membuat peternak di Kabupaten Pati merugi. Sebab, penutupan pasar membuat penghasilan peternak berkurang.

Apalagi saat ini, lanjut Haryanto, sudah mendekati Hari Raya Iduladha. Di mana biasanya penjualan hewan ternak meningkat

”Ini menimbang para peternak atau pedagang hewan itu. Jadi mengakomodir mereka. Kasian para pedagang menjelang kurban (Iduladha) tak dapat berdagang,” kata Haryanto.

Meski membuka kembali pasar hewan, Haryanto mengimbau para peternak untuk meningkatkan kekebalan hewan ternaknya. Yakni dengan memberi vitamin maupun herbal dan madu.

Selain itu, hewan ternak yang terindikasi PMK diminta untuk tidak dijual. Pihaknya khawatir, penularan PMK makin tak terkendali bila itu dilakukan.

Kemudian, peternak juga diminta melaporkan kepada petugas Dispertan bila ada hewan yang terindikasi PMK. Itu dilakukan agar penanganan dapat segera dilakukan.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...