Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Isak Tangis Warnai Wisuda Hafiz yang Viral Digendong Ayahnya

Isak tangis mewarnai keluarga Syamsulhuda Budi Musthofa saat wisuda putranya, Ahmad Husni Mubarak Yasin di MAN 1 Kudus. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus — Video ayah menangis sambil menggendong anak remaja yang hafal Alquran viral di media sosial. Isak tangis sang ayah kembali terjadi di acara wisuda MAN 1 Kudus, Jawa Tengah, Selasa (21/6/2022).

Air mata Syamsulhuda Budi Musthofa kembali menetes saat menyaksikan putranya yang bernama Ahmad Husni Mubarak Yasin diwisuda.

Putranya itu merupakan siswa kelas 12 IPA yang mengambil program Tahfidz AlQuran di MAN 1 Kudus yang juga mondok di Pondok Tahfidz Nurul Quran Man 1 Kudus.

Syamsulhuda sempat viral karena menangis sambil menggendong putranya keliling pondok, Yasin usai khatam 30 juz. Dia mengaku bangga.

Syamsulhuda kembali menangis saat acara wisuda. Begitu juga dengan istrinya. Saat acara wisuda itu, siswa yang berhasil mengkhatamkan Alquran diminta memberikan sebuah mahkota bewarna putih ke salah satu pihak orang tua.

”Saya terharu dan bangga dengan kegigihan anak saya,” katanya, Selasa (21/6/2022).

Baca: Viral, Dosen Undip Gendong Anaknya yang jadi Hafiz Keliling Pondok

Dia juga memberikan penjelasan perihal alasan menangis saat menggendong putranya. Menurutnya, saat itu dia spontan menangis.

Video tersebut direkam pada Jumat (17/6/2022) lalu. Lokasinya di Pondok Tahfidz Nurul Quran MAN 1 Kudus. Saat itu Syamsulhuda menggendong anaknya sebanyak satu kali putaran.

”Menggendong itu sebagai ungkapan senang. Kebetulan saat itu ada yang memvideokan. Saya langsung menangis dan berdoa Ya Allah muliakanlah kami dengan Quranmu,” sambungnya.

Menurutnya ada penjelasan tentang seorang anak yang khatam Alquran dapat membawa orang tuanya ke surga. Membawa ke surga itu dilakukan oleh anak dengan menggendong orang tuanya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...