Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Viral, Dosen Undip Gendong Anaknya yang jadi Hafiz Keliling Pondok

Tangkapan layar bapak menggendong anaknya yang jadi hafiz. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus — Media sosial ramai membahas video viral seorang ayah yang menangis sambil menggendong anak remaja. Anak remaja itu ternyata merupakan seorang siswa dari MAN 1 Kudus, Jawa Tengah, yang telah dikhatam menjadi hafiz Alquran.

Sang ayah terlihat begitu senang dan bersemangat menggendong anaknya yang mengenakan koko dan sarung itu keliling kawasan pondok tahfidz Alquran.

Video tersebut berdurasi 30 menit. Tertera di video tersebut sebuah tulisan VIRAL!!!  SEORANG AYAH MENGGENDONG ANAKNYA YANG TELAH KHATAM MENGHAFAL ALQURAN,”.

Di video tersebut ada suara seorang laki-laki yang sedang merekam.

”Ini Yasin digendong bapaknya habis khataman Ya Allah. Aku besok (diakhirat) kamu gendong, kamu masukkan surga nak. Sekarang kamu sudah selesai khataman aku gendong, nak. Biar impas Ya Allah,” kata seseorang di video tersebut.

”Pak Samsul dosen Undip nih. Rela gendong anaknya karena sangat senang punya anak hafal Alquran Ya Allah, betul..betul,” kata suara seorang pria di video tersebut.

Ahmad Husni Mubarak Yasin bersama sang ayah, Syamsulhuda Budi Musthofa. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

Dari informasi yang didapatkan Murianews, bapak yang menggendong anak itu bernama Syamsulhuda Budi Musthofa.

Dia merupakan seorang dosen yang mengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Baca: Fajar yang Viral Kirim Surat ke Ganjar Tak Ikut Wisuda SMKN Jateng, Ternyata…

Sedangkan anak remaja yang digendong itu merupakan anak Syamsulhuda. Anak yang digendong itu bernama Ahmad Husni Mubarak Yasin. Dia merupakan siswa kelas 12 IPA yang mengambil program Tahfidz Alquran.

Kepala MAN 1 Kudus Suhamto membenarkan jika siswa tersebut merupakan anak didiknya. Dia juga sudah mengetahui viralnya video tersebut di media sosial.

”Saya rasa itu bentuk visualisasi rasa syukur dari seorang bapak yang senang karena anaknya khatam Alquran 30 juz. Apalagi dalam ajaran Islam kalau anak hafal Alquran akan menggendong orang tuanya ke surga,” katanya, Selasa (21/6/2022).

Dia berpesan kepada anak didiknya untuk terus berjuang mencari ilmu dan menghafalkan Alquran. Sehingga mendapatkan keberkahan.

”Untuk anak-anak tetap laksanakan perjuangan mencari ilmu dalam hafalkan Alquran,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...