Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kejuaraan Tenis Meja ASEAN

Banyak Pemain Tunggal Indonesia Lolos ke 16 Besar, Doni Prasetya: Belum Apa-Apa

Asisten Pelatih Donny Prasetyo Aji saat memberikan pengarahan kepada anak asuhnya. (Murianews/Budi Erje)

MURIANEWS, Bangkok – Assisten pelatih Timnas Tenis Meja Indonesia, Doni Prasetya Aji meminta para pemainnya tetap mawas diri. Pernyataannya ini disampaikan setelah 15 pemainnya masih bertahan di Babak 16 Besar, nomor tunggal di SEAJCTTC (Southeast Asian Junior & Cadet Table Tennis Championship) 2022.

Dari hasil-hasil pertandingan Senin (20/6/2022), 13 pemain dari 16 pemain yang dibawa ke Bangkok, berhasil menembus Babak 16 Besar. Selanjutny pada malam ini, para pemain Indonesia akan bertarung untuk memperebutkan tiket ke Babak 8 Besar.

Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Doni Prasetya Aji berharap para pemainnya bisa bermain lebih percaya diri. Dari beberapa hari pertandingan yang sudah dijalani, diharapkan sudah bisa memberi mereka sebuah sikap penyesuaian diri terhadap aroma kompetisi yang ada.

”Saya sudah berulang kali mengingatkan para pemain untuk bisa segera beradaptasi dengan semua yang ada di sini. Mulai cuaca, situasi di arena pertandingan sampai soal admosfer kompetisinya. Mereka harus cepat beradaptasi jika ingin bisa lebih baik lagi,” ujar mantan pemain tenis meja nasional asal Kudus ini.

Doni juga memastikan, Babak 16 Besar ini adalah awal sesungguhnya bagi para pemain untuk mengukur kemampuannya. Babak 16 Besar adalah pertandingan awal yang sesungguhnya bagi mereka semua.

Di Babak 16 Besar inilah awal pertama bagaimana sebenarnya kelas mereka di pentas SEAJCTTC 2022 ini. Sebab di babak inilah, pemain-pemain yang memiliki kualitas sebenarnya di tingkat ASEAN mulai bermain.

”Iya kan ini sebenarnya baru menjadi awal bagi para pemain mendapatkan tantangan yang sebenarnya. Mudah-mudahan mereka semua bisa terus maju ke babak selanjutnya,” tambah Doni Prasetya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...