Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kejuaraan Tenis Meja ASEAN

Ganda Putra Junior Timnas Indonesia Juga Tersingkir di Babak 8 Besar

Pasangan Ganda Putra Timnas Indonesia Rafanael Niman-Hafidz Nuur kalah dalam Babak 8 Besar Ganda Putra. (MUrianews/Budi Erje)

MURIANEWS, Bangkok – Menyusul kegagalan pasangan Ganda Putri, Pasangan Ganda Putra  Timnas Indonesia Hafidz Nuur- Rafanael Niman juga gagal melangkah ke Semifinal SEAJCTTC (Southeast Asian Junior & Cadet Table Tennis Championship) 2022. Pada pertandingan 8 Besar di Island Hall, Fashion Island, Bangkok, Senin (20/6/2022) mereka juga dikalahlan pasangan Thailand.

Hafidz Nuur-Rafanael Niman, mejadi pasangan ganda terakhir Timnas Indonesia yang akhirnya harus tersingkir di SEAJCTTC 2022. Mereka menghadapi pasangan ganda terkuat Thailand, Napat-Sitisak di pertandingan Babak 8 Besar ini.

Seperti halnya yang terjadi di banyak pemain Timnas Indonesia lainnya, masalah mentalitas nampaknya masih menjadi masalah krusial. Hafidz Nuur – Rafanael juga mengalami apa yang disebut ‘terlambat panas’.

Baca: Kalah dari Thailand, Ganda Putri Indonesia Gagal ke Semifinal

Pada set pertama, mereka bahkan menjadi bulan-bulanan dari pasangan Thailand, Napat-Sitisak. Pasangan ganda Timnas Indonesia untuk ketegori Junior ini seperti baru belajar main ping-pong. Mereka membuat terlalu banyak kesalahan sehingga mereka langsung kalah 1-11.

Di set kedua, Hafidz-Rafanael memulai pertandingan sangat baik. Permainan mereka langsung menekan pasangan Thailand, dan memaksa banyak melakukan kesalahan. Pasangan Thailand ini bahkan sempat mereka tinggalkan dalam pengumpulan poin.

Dalam sebuah momen di set kedua, Hafidz Nuur-Ragfanael bahkan bisa unggul sampai 9-3. Namun entah apa masalahnya, mereka tiba-tiba kembali seperti bermain tanpa arah. Keunggulan 6 poin mereka berhasil digerus pasangan Thailand.

Secara mengejutkan pasangan Thailand ini berhasil mengejar sampai akhirnya terjadi deuce di poin 10-10. Sialnya, pasangan Indonesia yang terkejar akhirnya ‘kena mental’ sehingga mereka kembali menelan kekalahan dengan 10-12.

Baca: Dua Pasangan Ganda Indonesia Diharapkan Bisa Melaju ke Semifinal

Memasuki set ke-3, Hafidz-Rafanael seperti mendapatkan angin, dan mampu lebih mengimbangi permainan atas lawannya. Meski harus terlibat dalam pengumpulan poin yang ketat, mereka mampu unggul. Di set ke-3 ini mereka menang dengan skor 11-8, dan merubah posisi skor besar menjadi 1-2.

Untuk bisa melaju ke semifinal, maka Hafidz-Rafanael jelas harus mengambil set ke-4 lebih dulu. Namun sayang usaha mereka langsung menghadapi masalah besar. Di set ini, mereka malah mengalami situasi seperti di set pertama.

Hafidz-Rafanael melakukan banyak kesalahan di awal permainan. Sehingga mereka langsung tertinggal 0-5, 0-7 sampai akhirnya mampu mendapatkan posisi 1-7. Setelah itu pasangan Thailand mencapai match poin 10-1.

Pada posisi skor 10-1, Hafidz-Rafanael masih sempat merebut poin, sampai 3-10. Namun pasangan Thailand, Napat-Sitisak akhirnya tak mau bermain-main lagi. Mereka menyudahi perlawanan ganda Indonesia dengan 11-3, dan memastikan kemenangan 3-1 untuk lolos ke Semifinal.

Pelatih Timnas Indonesia, Lee Kim Wong yang mendampingi pasangan ganda putra Junior Indonesia, tidak banyak mengeluarkan pernyataan. Pelatih asal Korea Selatan ini hanya mengangkat bahunya, setelah pertandingan berakhir.

Lee Kim Wong nampaknya, juga merasakan adanya masalah seperti yang dipikirkan oleh para asisstenya, berkaitan dengan mentalitas para pemainnya. Meski demikian dirinya tidak memberikan pernyataan apapun mengenai pertandingan yang baru saja dilalui pemainnya.

Baca: 4 Pasangan Ganda Timnas Indonesia Masuk 8 Besar SEAJCTTC

Dengan tersingkirnya Hafidz Nuur-Rafanael di sektor ganda putra Junior, maka Timnas Indonesia sudah tidak memiliki wakil di nomor ganda. Baik ganda Junior Putri, Junior Putra, Kadet Putra dan  Kadet Putri serta Ganda Campuran, tidak ada lagi wakil dari Indonesia yang tersisa.

Kini Timnas Indonesia, tinggal berharap pada nomor tunggal di semua kelompok yang masih berlangsung. Sampai Senin (20/6/2022) sore para pemain Timnas Tenis Meja Indonesia, masih menjalani pertandingan babak penyisihan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...