Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kejuaraan Tenis Meja ASEAN

Kalah dari Thailand, Ganda Putri Indonesia Gagal ke Semifinal

Pasangan ganda putri Indonesia Dwi Oktaviani-Cindy Marcella saat berebut tiket ke semifinal SEAJCTTC. (Murianews/Budi Erje)

MURIANEWS, Bangkok – Pasangan Ganda Putri Timnas Indonesia Dwi Oktaviani- Cindy Marcella gagal melangkah ke Semifinal Tournament Southeast Asian Junior & Cadet Table Tennis Championship (SEAJCTTC) 2022.

Pasangan asal PTM Sukun itu tertahan di Babak 8 Besar setelah dikalahkan pasangan Thailand Wirakarn-Thanathnan dengan skor 1-3 di Island Hall, Fashion Island, Bangkok, Senin (20/6/2022) siang.

Di set pertama, Dwi Oktaviani-Cindy Marcella terlihat seperti ‘telat panas’ saat menghadapi ganda lapis kedua Timnas Thailand itu. Mereka bermain seperti ‘kebingungan’ di set pertama. Banyak kesalahan mereka lakukan sehingga mereka kalah 4-11.

Baca: Dua Pasangan Ganda Indonesia Diharapkan Bisa Melaju ke Semifinal

Memasuki set kedua, Dwi Oktaviani-Cindy Marcella masih belum bisa menghadapi ‘masalah’ dalam diri mereka sendiri. Dua pemain milik PTM Sukun ini, kembali tertinggal poin dan akhirnya kembali kalah dengan 6-11.

Beranjak di set ke-3, penampilan mereka membaik dan mulai mampu memberikan tekanan bagi pasangan Thailand. Meski demikian, sejumlah kesalahan masih tetap mereka lakukan. Pasangan Thailand sendiri juga membuat banyak kesalahan.

Meski begitu, Dwi Octaviani-Cindy Marcella juga tidak mudah mendapatkan poin. Kejar-kejaran piin sempat terjadi, sebelum akhirnya Dwi Oktaviani-Marcella mampu menyudahi set ke-3 dengan kemenangan 11-7, dan merubah skor menjadi 1-2.

Kemenangan di set ke-3 bagi pasangan Indonesia ini sayangngya tidak terjadi di set ke-4. Mereka memulai pertandingan dengan banyak kesalahan. Mereka langsung tertinggal 0-5, sebelum berubah menjadi 1-7.

Baca: Satu Wakil Indonesia di Ganda Junior Putri Melenggang ke 8 Besar

Wirakarn-Thanathnan yang mendapatkan kepercayaan diri tidak banyak membuat kesalahan. Mereka akhirnya menyudahi perlawanan pasangan ganda Indonesia dengan 11-6. Dengan demikian Ganda Putri Timnas Indonesia kalah 1-3, dan gagak ke semifinal.

Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Doni Prasetya Aji mengakui apa yang ditampilkan Dwi Oktavinai-Marcella jauh dari kempampuan mereka sebenarnya.

Dalam beberapa hari menjalani pertandingan, para pemainnya seperti masih belum berhasil beradaptasi dengan admosfer kompetisi yang terjadi di Island Hall ini. Akibatnya mereka seperti kesulitan untuk bisa menampilkan semua kemampuan yang mereka miliki.

”Dalam beberapa hari ini saya terus berpikir, mengapa hal ini bisa terjadi. Anak-anak seperti kesulitan dalam mengeksplorasi kemampuannya sendiri. Mereka tidak bermain seperti biasanya saat bermain di Tanah Air,” keluh Doni Prasetya Aji, usai pertandingan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...