Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Turnamen Tenis Meja BNN di Bali

Atlet PTM Sukun, Affan Ikut Gagal di Penyisihan Grup

Atlet PTM Sukun, Affan Ikut Gagal di Penyisihan Grup
Affan Mauludana saat bertanding melawan pemain kidal Thailand Sarun Yinyeunyong (merah).(Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Bali – Atlet tunggal putra PTM Sukun kembali gugur di fase penyisihan grup Turnamen Smash On Drugs International Tenis Meja Championship BNN di Bali, Senin (20/6/2022).

Kali ini giliran Affan Mauludana yang harus mengakui keunggulan lawannya. Dia hanya menang sekali dari dua pertandingan yang di lakoni di fase penyisihan grup.

Sebelumnya, Bayu Santika, gugur di penyisihan grup pada Minggu, (19/6/2022). Kini, PTM Sukun hanya menyisakan Rio Dwi Marsha, di nomor tunggal putra yang akan berlaga di babak penyisihan grup pada Senin, (20/6/2022) malam.

Affan yang berada di pool A24 harus berhadapan dengan Sarun Yinyeunyong asal Thailand, dan Fachrur Rozy asal Sumatera Utara. Di pertandingan pertama melawan Sarun Yinyeunyong, Affan tak mampu membendung perlawanan atlet asal Negeri Gajah Putih itu.

Dari empat set, Affan hanya unggul di set kedua. Sementara Sarun Yinyeunyong menguasai tiga set lainnya. Alhasil, Affan harus kandas dengan pemain kidal itu, dengan skor 1-3.

Pertandingan selanjutnya, Affan bertemu Fachrur Rozy. Di pertandingan tersebut, Affan berhasil menang dengan mudah. Affan unggul di tiga set langsung dengan jarak poin yang telak.

Sayang, hasil manis itu tak mampu membawa Affan lolos ke babak knock out. Sebab, laga sebelumnya Sarun berhasil menumbangkan Fachrur.

Dengan modal dua kemenangan melawan Affan dan Fachrur, atlet Negeri Gajah Putih itu berhak lolos ke babak knock out.

Affan Mauludana mengakui, bertanding melawan musuh dengan tangan kidal memang cukup sulit. Berbeda saat dirinya bertanding dengan pemain yang menggunakan pukulan dengan tangan kanan.

“Kelemahan memang saat lawan kidal. Servis pemain kidal, itu sulit diterima,” katanya, Senin (20/6/2022).

Ia menyebut, akan kembali menggiatkan latihan untuk memperbaiki permainannya. Terlebih, latihan-latihan dengan pemain yang memiliki andalan tangan kidal.

“Akan perbaiki lagi dengan sering latihan dengan musuh kidal,” ujarnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...