Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Sumut

Dua Santri di Sumut Hilang Terseret Arus Sungai Saat liburan

Dua Santri di Sumut Hilang Terseret Arus Sungai Saat liburan
Petugas bersama dnegan warga nampak mencari korban (detik.com)

MURIANEWS, Labura – Dua santri di Pondok Pesantren As-Shobriyah Bandar Tinggi, Bilah Hulu, Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut) terseret arus sungai Simonis. Keduanya terseret saat mandi dan bermain air di sungai tersebut.

Kapolsek Aek Natas AKP JR Ginting mengatakan, lokasi hanyutnya dua santri ini terjadi di tempat wisata yang dinamakan Pantai Gomara, di Sungai Simonis, Aek Natas. Peristiwa itu terjadi pada pukul 15.00 WIB.

Kedua remaja tersebut adalah Riski Apriando (16), warga Hatiran, Dolok Sigompulon, Padang Lawas Utara (Paluta) dan Cinta Alisia (14), warga Lingga Tiga, Bilah Hulu, Labuhanbatu.

Pihaknya menjelaskan, pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Labura dan Polsek Aek Natas. Tim ini juga dibantu oleh aparat dari Kecamatan Aek Natas serta unsur desa dan warga sekitar.

Baca: Sebrangi Sungai, Warga Kebumen Hilang Terseret Arus

”Hingga saat ini masih terus kami lakukan pencarian bersama tim gabungan terkait,” katanya, dikutip dari detiksumut.com, Senin (20/6/2022).

Seorang warga setempat Azmalil Hamdi mengatakan arus yang ada di tempat wisata tersebut, kondisinya memang sedikit deras. Namun kondisi itu cenderung tidak akan membahayakan jika permukaan air dalam kondisi normal (tidak banjir).

”Arus di situ (Pantai Gomara) memang agak deras. Memang aman kalau nggak banjir. Sementara kalau dilihat dari foto-foto pencarian korban, airnya agak keruh. Berarti kondisinya agak banjir,” katanya.

Baca: Disisir Hingga Tiga Kilometer, Korban Terseret Arus Sungai di Kudus Belum Ketemu

Dari informasi yang dihimpun, kedua remaja yang hilang ini merupakan bagian dari rombongan murid pesantren As-Shobriyah, yang datang ke tempat wisata tersebut. Menurut warga setempat, rombongan ini datang menggunakan sebuah truk.

Dari cerita warga, diketahui jika awalnya ada lima remaja yang sempat terbawa arus. Beruntung tiga diantaranya berhasil diselamatkan, dan dua orang lainnya masih hilang hingga kini.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Suber: Detiksumut.com

Comments
Loading...