Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Ganjar Sedih, Kamso Teman Kecilnya Meninggal Dunia

MURIANEWS, Karanganyar – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merasakan duka yang dalam. Teman kecilnya di Tawangmangu, Karanganyar, Kamso  meninggal dunia, Minggu (19/6/2022).

Gubernur berambut putih itu pun langsung datang ke rumah duka, dan ikut menyalatkan jenasah sahabat karibnya itu.

Ganjar mengatakan sudah beberapa pekan ini mendapat kabar jika Kamso sakit keras dan dirawat di rumah sakit. Menurut informasi teman-teman lain di Tawangmangu, Kamso menderita sakit gula dan asam urat. Padahal Lebaran kemarin, Ganjar masih bertemu Kamso dan bercanda bersama.

”Saya dengar delapan hari dia dirawat di rumah sakit. Dan pagi tadi, saya dikabari bahwa teman kecil saya, sahabat main saya telah meninggal dunia,” katanya.

Persahabatannya dengan Kamso menurut Ganjar begitu istimewa. Meski jarang bertemu, namun komunikasi masih terus terjalin.

”Dan ternyata saya lihat ada foto saya saat pelantikan jadi gubernur. Terus saat Lebaran saya ketemu dia, fotonya juga dipasang di rumahnya. Rasanya sebagai seorang kawan ya betul-betul cerita masa lalu persahabatan itu tetap ada,” ucapnya.

Ganjar mengatakan, banyak sekali kenangan masa kecil bersama Kamso. Sebenarnya, Kamso adalah kakak dari teman sekelasnya bernama Ngadimin.

Baca: Diusulkan Nasdem jadi Capres, Ganjar Manut Megawati

Namun karena tinggal kelas, akhirnya Ganjar, Ngadimin dan Kamso jadi teman sekelas dan sering bermain bersama.

”Adiknya itu lebih pinter, kalau Kamso dulu itu nakal tapi lucu. Ya sak karepe dewe (semaunya sendiri, red) ketika sekolah. Tapi sebagai teman dia sangat baik,” kenang Ganjar.

Ganjar masih ingat betul saat kecil bersama Kamso. Ia sering berangkat sekolah bareng dengan berjalan kaki. Dan setiap berangkat sekolah, Ganjar tak pernah pakai sepatu. Ia selalu melepas sepatunya dan menentengnya sampai sekolah.

”Berangkat ke sekolah bareng, saya itu ke sekolah nyeker, karena sepatu dicopot dan dicangking. Sampai sekolah dipakai dan pulangnya dilepas lagi. Nah si Kamso ini termasuk yang enggak pernah pakai sepatu,” jelasnya.

Ganjar menyebut masih banyak kenangan masa kecil bersama Kamso. Ia tak menyangka, teman kecilnya itu kini telah tiada.

”Ternyata Allah berkehendak lain, dia lebih dulu menghadap. Ya kita berdoa semoga semua amal ibadahnya diterima dan semua dosanya diampuni,” pungkasnya.

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...