Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dari Kejuaraan Tenis Meja ASEAN

Di Bangkok, BBM Dijual Banyak Perusahaan, Harganya Lebih Mahal Dibanding Indonesia

Salah satu SPBU di sudut kota Bangkok, Thailand, menjual BBM Jenis RON 91 atau Pertalite dengan harga 34,99 bath, atau sekitar Rp13 ribu seliternya. (Murianews/Budi Erje)

MURIANEWS, Bangkok – Kota Bangkok yang menjadi ibu kota Thailand, merupakan kota besar dengan banyak jalan-jalan besar. Jaringan jalan menghubungkan beberapa kawasan di kota ini. Mobil dan kendaraan roda dua merupakan alat transportasi utama selain, trem dan bus.

Penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tentu saja menjadi salah satu hal penting di Bangkok. Stasiun pengisian BBM Umum (SPBU) di Bangkok ternyata memiliki tampilan yang berbeda. Jika di berbagai kota di Indonesia SPBU selalu didominasi warna merah dengan logo Pertamina, tidak demikian di Bangkok.

Perusahaan minyak dan gas bumi Thailand, ternyata tidak menjadi satu-satunya pelaku bisnis penjualan BBM. Pemerintah Thailand ternyata membuka luas semua pihak untuk menjual BBM ini. Sehingga tak mengherankan jika akhirnya perusahaan-perusahaan minyak besar membuka ‘gerai’ di Bangkok dan wilayah Thailand lainnya.

Setidaknya ada SPBU Caltex, Esso, Jan dan Shell yang ada di beberapa sudut kota Bangkok. Sedangkan untuk harganya, ternyata tidak semua SPBU menerapkan harga yang sama. Namun yang pasti, tidak ada subsidi pemerintah Thailand untuk urusan satu ini.

Menurut Neeyaku, salah seorang warga Bangkok, harga satu liter BBM Jenis RON 91 atau di Indonesia dikenal sebagai Pertalite harganya berkisar 33 bath untuk setiap liternya. Jika dikurs dengan Rp 400, maka nilainya mencapai Rp 13.200 setiap liter.

”Untuk harganya memang tidak sama di masing-masing SPBU. Tapi untuk RON 91 harganya rata-rata sekitar 33 bath seliter,” ujar Neeyaku dalam bahasa Inggris.

Harga ini tentu saja lebih mahal jika dibandingkan harga BBM dengan jenis yang sama di Indonesia. Untuk pertalite di Indonesia harganya bahkan masih berkisar Rp 7.500 setiap liternya. RON 91 sendiri di Bangkok dan Thailand merupakan bahan bakar termurah yang tersedia di pasaran.

Kebijakan Thailand untuk memberi kesempatan bagi perusahaan asing untuk bisnis minyak dan gas, membuat sejumlah perusahaan besar membuka SPBU di Thailand, termasuk di Bangkok. Harga dari masing-masing perusahaan juga berbeda-beda. Namun kisarannya memang antara 28 bath sampai 34 bath.

Bagi warga Bangkok, harga BBM sebesar itu nampaknya juga tidak ada masalah. Harga yang digunakan didasarkan pada harga minyak dunia. Sehingga jika ada kenaikan harga minyak dunia, maka mereka juga harus menerima konsekuensi kenaikan harga BBM.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...