Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dari Kejuaraan Tenis Meja ASEAN

Mengenal Samad, Eks Pemain Sepak Takraw Thailand yang Selalu Ramaikan Suasana Island Hall

Wartawan Murianews Budi Erje saat berfoto dengan Samad, mantan pemain sepak takraw Thailand. (Murianews/istimewa)

MURIANEWS, Bangkok – Sejak pertandingan SEAJCTTC (Southeast Asian Junior & Cadet Table Tennis Championship) 2022 digelar, Jumat (17/6/2022) di Island Hall, Fashion Island, Bangkok, Thailand, ada satu sosok menarik perhatian di arena turnamen tenis meja se Asia Tenggara ini.

Dengan menggunakan kostum tradisional Thailand, lengkap dengan mahkotanya, Samad demikian nama sosok ini, menjadi idola. Khususnya bagi para pemain tenis meja Thailand, Samad yang berusia 62 tahun ini, adalah ‘bahan bakar tambahan’ bagi permainan mereka.

Dengan kostumnya yang unik, dan snare drum yang dibawa dan dipukul setiap pemain Thailand mendapatkan angka, membuat Samad menjadi bagian ‘penting’ SEAJCTTC 2022. Reporter Murianews dalam sebuah kesempatan akhirnya berhasil mengajak ‘ngobrol’ manusia unik ini.

Dengan bahasa Inggris sederhana dan sesekali menggunakan tampilan gogle translate di HP, terjadi ‘obrolan’ yang intens. Samad mengaku merupakan mantan atlet sepak takraw. Namun sejak pensiun, dirinya ditunjuk menjadi semacam duta olahraga bagi Thailand.

Sebagai Duta Olahraga Thailand, Samad ternyata juga pernah berkeliling dunia dengan menggunakan kostum uniknya ini. Melalui foto-fotonya, Samad menunjukan dirinya pernah berada di Indonesia saat Asian Games 2019 digelar di Jakarta-Palembang.

Pernah juga dirinya berada di London saat digelar Olimpiade pada 2012 lalu. Kehadirannya di sana masih sama, menjadi duta olahraga Thailand, dan sekaligus menjadi supporter khusus bagi delegasi olahraga Thailand.

Di arena SEAJCTTC 2022, dirinya memang bertugas membangkitkan semangat bertanding bagi para atlet Thailand. Tugas ini sangat dinikmatinya, hingga saat ini usianya sudah mencapai 62 tahun. Meski sudah tua, namun Samad nampak sangat lebih muda dari usia sebenarnya.

Baby face, I am baby face,” katanya sambil terkekeh bangga karena banyak orang salah menilai tentang usianya saat ini.

Entah karena memang gara-gara kehadirannya, Timnas Thailand di SEAJCTTC pada kenyataannya memang mendominasi. Namun demikian, ada suatu waktu Samad akhirnya sedikit kecewa, karena Tim Thailand dikalahkan Malaysia.

Sayangnya, karena keterbatasan bahasa dan waktu, tidak bisa banyak yang diungkap mengenai profesi pak Samad ini. Apakah dirinya memang khusus menjadi duta olahraga, yang dibayar oleh pemerintah atau bagaimana.

Asissten Pelatih Timnas Tenis Meja Indonesia, Dony Prasetya Aji meyakini jika Samad adalah duta olahraga yang ditunjuk oleh pihak kompeten olahraga di Thailand. Sehingga kemana-mana, Samad selalu dikirim dan dibiayai untuk memberikan dukungan dan membentuk citra baik bagi dunia olahraga Thailand.

Pendapat Dony Prasetya ini belum bisa dipastikan kebenaranya. Namun Dony meyakini memang seperti itulah yang terjadi di Thailand. Dunia olahraga mereka diatur dan dikelola sedemikian rupa, hingga menyentuh pada hal-hal sederhana yang terkesan tak penting, tapi sangat mengena.

“Mantan-mantan Atlet olahraga di Thailand sangat dihormati. Mereka tentu akan mendapatkan penghargaan dari prestasi yang pernah diberikannya. Mungkin termasuk pada diri pak Samad ini ya,” ujar Dony Prasetya tersenyum.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...