Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dewan Minta Kudus Segera Diberi Alokasi Vaksin PMK

Ternak sapi diperiksa apakah terpapar virus PMK atau tidak. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus — Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus meminta agar Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, segera mendapatkan alokasi vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk ternak. Terlebih saat ini sudah ada ratusan ternak yang suspek PMK.

Dari data yang dihimpun Murianews, per Sabtu (18/6/2022) ada 367 ternak yang mengalami gejala klinis atau suspek PMK. Jumlah tersebut terjadi di 23 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Kudus.

Sebanyak 209 ternak dinyatakan sembuh. Kemudian, 14 ternak telah dipotong paksa. Sedangkan yang dinyatakan positif ada 11 hewan ternak.

Anggota Komisi B DPRD Kudus yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan Achmad Yusuf Roni mengapresiasi langkah Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus yang telah berupaya mengusulkan pengadaan vaksin PMK bagi hewan ternak.

Namun pihaknya meminta agar tak sebatas pengajuan, tetapi harus benar-benar mendapatkan ketersediaan vaksin PMK.

”Langkah yang sudah bagus dari Dispertan Kudus. Tetapi kami berharap jangan hanya sebatas usulan. Tetapi Kabupaten Kudus harus mendapatkan alokasi vaksin PMK,” katanya, Sabtu (18/6/2022).

Baca: Dispertan Kudus Mulai Kaji Kebutuhan Vaksin PMK

Menurutnya, vaksin merupakan cara yang bagus untuk mencegah penyebaran PMK. Sehingga dapat membantu peternak.

”Apalagi sebulan lagi kan mau Iduladha. Kalau kesehatan ternak terjaga, harga ternak juga stabil. Sehingga tidak merugikan peternak,” sambungnya.

Dia berharap ketersediaan vaksin benar-benar ada untuk dialokasikan di Kabupaten Kudus. Sehingga tidak hanya sebatas usulan semata.

”Semoga terealisasi dan tidak hanya sebatas usulan saja. Memang jika dibandingkan daerah lain seperti di Jawa Timur, untuk di Kudus masih tergolong rendah penyebaran PMK nya. Tetapi tidak serta merta dibuat santai begitu saja,” tandasnya.

Baca: 138 Ternak di Jepara Sembuh dari PMK

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dispertan Kabupaten Kudus Agus Setiawan mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait ketersediaan vaksin PMK.

“Kami terus berkomunikasi terkait penyediaan vaksin. Masih berkoordinasi terkait jumlah kebutuhannya berapa. Kami juga tidak hanya menunggu saja tetapi komunikasi terus terjalin,” katanya, Sabtu (18/6/2022).

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...