Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemkab Jepara Belum Putuskan Pembukaan Pasar Hewan

Pemkab Jepara Belum Putuskan Pembukaan Pasar Hewan
Suasana Pasar Hewan di Kecamatan Bangsri meskipun ada penutupan. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara belum memutuskan untuk membuka kembali Pasar Hewan. Meski saat ini sudah terdapat tren positif dengan adanya 138 ternak yang sembuh dari Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jepara, Zamroni Leistiaza mengatakan, penutupan dimungkinkan akan diperpanjang. Pasalnya, PMK di Jepara belum benar-benar terkendali.

”Kemungkinan masih diperpanjang. Karena di kabupaten sekitar juga masih pada tutup,” jelas Zamroni.

Baca: Ada PMK, Pasar Hewan di Jepara Tutup Tiga Pekan

Kalau memaksa dibuka, Zamroni khawatir penjual ternak dari luar Jepara lari berjualan ke Jepara. Pelarangan jualan ternak di pasar hewan tak hanya bagi blantik sapi dan kerbau. Melainkan juga blantik atau penjual kambing.

”Penjual kambing diimbau untuk berjualan di rumah masing-masing,” tegas Zamroni.

Kabid Pengelolaan Pasar dan Pedagang Kaki Lima Dinas Perindustrian dan Perdagan (Disperindag), Himawan menyatakan, penutupan pasar bergantung pada rekomendasi DKPP. Rekomendasi itu didasarkan pada hasil evaluasi kondisi mutakhir PMK di Jepara.

”Kami menunggu rekomendasi dari DKPP. Kalau ditutup ya ditutup,” jelas dia.

Namun, sampai sekarang pihaknya belum menerima rekomendasi dari DKPP. Untuk diketahui pasar hewan di Kabupaten Jepara mulai ditutup pada 1 Juni 2022 lalu.

Penutupan pasar hewan itu menyusul menyebarnya kasus PMK di Kabupaten Jepara. Saat itu, ada 139 ternak yang suspek PMK. Pasar hewan pun ditutup selama tiga pekan.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...