Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pasar Hewan di Pati Kembali Dibuka

Pasar Hewan di Pati Kembali Dibuka
Penampakan pasar hewan di Kabupaten Pati. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Pasar hewan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali dibuka hari ini, Jumat (17/6/2022). Sebelumnya pasar hewan ditutup selama dua pekan lantaran banyak kasus penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa mengatakan, pembukaan ini merupakan langkah sementara. Sebab, pihaknya akan mengevaluasi untuk mementukan kelanjutan pembukaan atau penutupan pasar hewan.

”Pasar hewan dibuka sementara. Pekan depan ada evaluasi lagi soal PMK. Nanti menunggu hasil rapat, pasar (hewan) mau ditutup lagi atau tidak,” ujar Hadi.

Baca: PMK Mewabah, Stok Hewan Kurban di Pati Dinilai Aman

Pembukaan ini dilakukan lantaran pasar hewan di Kabupaten Pati sudah disemprot disinfektan secara berkala. Selain itu, hewan-hewan yang terkena PMK juga diisolasi.

Hewan-hewan ternak itu diminta tetap di kandang dan tidak diperkenankan dibawa ke pasar hewan. Ini dilakukan untuk meminimalisir penularan PMK.

”Selama penutupan, (pasar hewan) kami sterilkan dengan disinfektan dua hari sekali. Hari ini sudah siap dan kebetulan hari ini Jumat Wage. Jadi Pasar Hewan Wagenan, Margorejo, sudah dibuka,” tutur Hadi.

Sebelumnya, lima pasar hewan di Kabupaten Pati ditutup sementara. Pasar itu yakni Pasar Hewan Wagenan Kecamatan Margorejo, Pasar Pahing Kecamatan Winong, Pasar Ngulaan Kecamatan Jaken, Pasar Hewan Kecamatan Tayu, dan Pasar Hewan Kecamatan Wedarijaksa.

Penutupan dilakukan sejak Kamis (2/6/2022) lalu. Langkah itu dilakukan lantaran ditemukan banyak hewan ternak di Pati mengidap PMK.

Waktu itu setidaknya ada 11 hewan ternak di Kecamatan Gabus dan Sukolilo yang positif mengidap PMK. Selain itu, ratusan ternak juga terindikasi mengidap PMK.

Meskipun demikian, masyarakat diminta tidak khawatir. Lantaran penyakit ini mudah disembuhkan dan tidak menular ke manusia. Meskipun penularan terhadap hewan dengan hewan sangat cepat.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...