Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Empat Copet Spesialis Pengajian di Sragen Diringkus, 9 Ponsel Jadi Barang Bukti

Empat orang terduga copet diamankan Polres Sragen. (Istimewa/Polres Sragen)

MURIANEWS, Sragen — Empat copet spesialis pengajian akbar diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen. Keempatnya kini tengah diperiksa untuk pengembangan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso mengungkapkan sindikat pencopet itu berhasil dibekuk saat pengamanan pengajian akbar dalam rangka peresmian Gedung Madrasah Diniyyah Bughyatul Mustarsyidin di wilayah Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis (16/6/2022) malam.

Suwarso menyatakan ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menjerat tersangka menggunakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

”Dalam beraksi, keempatnya menjadi dua kelompok. Kelompok satu terdiri dua orang, yakni Sarijo (54) warga Demak sebagai eksekutor dan Kasmini (62) warga Semarang yang juga sebagai eksekutor,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Sementara, kelompok dua juga beranggotakan dua orang. Salah satunya yakni Priyono (59), residivis pencurian atau copet asal Sragen yang juga berperan sebagai eksekutor.

Sementara satu tersangkan lainnya atas nama Suparni (49), warga Sragen bertugas sebagai penerima atau penadah hasil copetan dari kelompok satu dan dua.

”Dalam operasinya itu, mereka bisa menggasak sembilan ponsel dalam semalam,” ungkapnya

Suwarso menerangkan polisi berhasil menyita barang bukti terdiri atas tiga buah ponsel merek Oppo warna hitam dan gold serta satu unit ponsel merek Samsung warna merah muda. Barang tersebut disita dari kelompok satu.

Selain itu, polisi menyita lima buah ponsel dari kelompok dua, yakni satu ponsel merek Realme, tiga unit ponsel merek Vivo, dan sebuah ponsel merek Samsung. Dia mengatakan petugas juga menyita barang bukti lain berupa dua dompet, satu tas ransel, dua tas selempang.

Polisi juga menyita satu unit motor Honda Vario berpelat nomor B 4370 TDQ dan motor Honda PCX berpelat nomor AD 4950 HE sebagai sarana. Ada juga selembar alas plastik.

Suwarso menyampaikan pengungkapkan sindikat copet itu berawal saat anggota Resmob Polres Sragen melakukan pengamanan kegiatan pengajian akbar di Kelurahan Plumbungan, Karangmalang, Sragen.

Saat itu, kata dia, anggota Unit Resmob menyelidiki dan memetakan lokasi untuk mencari orang yang mencurigakan.

”Petugas menemukan laki-laki dan perempuan dengan gerak-gerik mencurigakan. Dua orang itu ditangkap dan digeledeh. Hasilnya, petugas menemukan delapan ponsel berbagai merek,” jelasnya.

Polisi menginterogasi dua orang yang ditangkap dan mengembangkan kasus tersebut. “Hasil pengembangan petugas menangkap dua orang lagi dan dilakukan penggeledahan. Hasilnya ditemukan sebuah ponsel di dalam tas selempang warna hitam,” tutur Suwarso.

Ia menerangkan hasil interogasi, empat orang tersebut juga mengaku mencopet saat pengajian akbar di New Kemukus pada Rabu (24/5/2022) lalu. Dia mengatakan para pelaku itu mengaku mendapatkan lima ponsel berbagai merek saat pengajian akbar di New Kemukus.

”Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Sragen untuk penyidikan lebih lanjut,” tegasnya

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...