Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kejuaraan Tenis Meja ASEAN

Pelatih Timnas Indonesia Lee Kim Wong Sebut Pemainnya Mengalami Nervous

Siti Aminah pemain Tim Junior Putri Indonesia. (Murianews/Budi Erje)

MURIANEWS, Bangkok – Pelatih Timnas Tenis Meja Indonesia, Lee Kim Wong mengeluhkan sikap mental para pemainnya di awal kejuaraan bertajuk Southeast Asian Junior & Cadet Table Tennis Championship (SEAJCTTC) 2002.

Kekalahan dua kelompok Timnas Tenis Meja Indonesia, dinilainya tidak mencerminkan kekuatan sesungguhnya Tim Indonesia.

Lee Kim Wong, menilai para pemainnya mengalami nervous dalam pertandingan pertama di kejuaraan yang digelar di Island Hall, Fashion Island, Bangkok, Jumat (17/6/2022).

Baca: Timnas Tenis Meja Putri Indonesia Kalah 0-3 dari Thailand

Di sektor Junior Putra melawan Singapura, timnya seharusnya bisa meraih kemenangan. Pada awal-awal permainan mereka selalu bisa unggul, namun akhirnya malah kalah di akhir.

Situasi ini menurut Lee Kim Wong tidak perlu terjadi jika para pemain percaya diri. Mereka memiliki teknik yang sebenarnya tidak kalah dibanding pemain Singapura. Pada saat menerima bola service, justru banyak kesalahan terjadi.

”Mereka tidak bisa bermain lepas. Seharusnya bisa menang kita,” ujar Lee Kim Wong, usai pertandingan.

Pemain Timnas Junior Putra Indonesia, Nael memenangkan pertandingan kedua-nya saat menghadapi Singapura. Kemenangan itu membawa tim Indonesia menyamakan skor 2-2 atas Singapura. Namun di pertandingan terakhir, Hafidz Nur menelan kekalahan. (Murianews/Budi Erje)

Sedangkan di sektor Junior Putri, Asisten Pelatih Doni Prasetya Aji menyatakan Thailand memang lawan yang berat. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas di level dunia. Kekalahan memang sudah diperkirakan sebelumnya. Namun Doni menyatakan kecewa dengan cara kekalahan yang dialami para pemainnya.

Menurutnya, mereka bermain kurang motivasi dan spirit yang tidak sepenuhnya terbangun. Sehingga permainan mereka tidak berkembang dari menit ke menit pertandingan yang dijalaninya. Siti Aminah menjadi satu-satunya pemain yang bisa memberikan perlawanan di partai Indonesia Vs Thailand ini.

Baca: Menang dari Kamboja, Kadet Putra Indonesia Buka Peluang ke Semifinal

”Siti Aminah paling baik permainannya. Tapi lagi-lagi pemain ini selalu mengalami masalah di akhir-akhir pertandingan. Jika lebih tenang dia mungkin masih bisa menang,” ujar Doni Prasetya usai pertandingan.

Pada pertandingan di Junior Putri, Siti Aminah berhadapan dengan Phantita Pinyopisan dan harus menelan kekalahan 2-3. Pada set pertama Aminah kalah, namun menang dua set berikutnya. Kemudian di set ke-4 dan ke-5 dia kembali kalah dengan skor ketat.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...