Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Banjarejo Grobogan Kini Punya Dua Museum Purbakala

Banjarejo Grobogan Kini Punya Dua Museum Purbakala
Penampakan museum yang terletak tepat di sebelah Balai Desa Banjarejo. (Murianews/Istimewa via Kades Banjarejo)

MURIANEWS, Grobogan – Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah kini memiliki dua museum purbakala. Dua museum itu diletakan di tempat yang berbeda.

”Ya, punya dua museum,” kata Kepala Desa Banjarejo Ahmad Taufik, Kamis (16/6/2022).

Pertama, museum lapang di Dusun Kuwojo, Desa Banjarejo. Museum ini menampilkan tempat penemuan beserta fosilnya.

Baca: Desa Banjarejo Grobogan Kini Punya Balai Kesenian

“Yang di Kuwojo itu pembanguannya dari anggaran Pemkab sebesar Rp 100 juta dan dari Sangiran (Badan Pelestari Situs Manusia Purba Sangiran, red),” tambahnya.

Lokasi museum ini sekitar 1,5 kilometer dari Balai Desa Banjarejo. Di sana, banyak ditemukan fosil-fosil hingga penting untuk dibangunkan museum tersendiri.

Untuk museum di Kuwojo memang dikhususkan untuk fosil-fosil yang ditemukan di lokasi setempat. Ada ratusan fosil yang nanatinya dipajang di museum tersebut.

”Kalau jumlah fosilnya ya ratusan. Bangunannya seluas 14×16 meter, dan saat ini belum ada dindingnya, bawahnya juga belum dicor,” imbuhnya.

Yang kedua, museum baru yang bertempat di kompleks Balai Desa Banjarejo. Lokasi ini nantinya menjadi tempat pameran utama.

Taufik mengatakan, museum baru itu nanti menggantikan peran Rumah Fosil Banjarejo. Sedangkan, Rumah Fosil Banjarejo nanti difokuskan sebagai tempat penyimpanan fosil.

Dijelaskan, museum yang baru itu belum diresmikan. Sebab, fosil-fosil utama yang nantinya dipamerkan disana sedang diperbaiki tim dari Museum Geologi Bandung.

”Fosil-fosil dari sini yang rusak kan diperbaiki di Bandung. Kemudian nanti dikembalikan lagi saat launching museum,” kata Taufik, Kamis (16/6/2022).

Pembangunan museum yang baru itu menggunakan anggaran Dana Desa. Nilai totalnya sekitar Rp 220 juta.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...