Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kudus Kini Punya Desa Cantik, Apa Itu?

Pencanangan Desa Ternadi sebagai Desa Cantik, Kamis (16/6/2022). (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini mempunyai satu desa yang ditetapkan sebagai Desa Cantik. Desa Cantik itu yakni Desa Terban di Kecamatan Jekulo, yang dicanangkan Bupati Kudus HM Hartopo, Kamis (16/6/2022).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus Rahmadi Agus Santosa juga hadir pencanangan di Lantai IV Gedung Setda Kudus tersebut.

Desa Cantik merupakan singkatan dari Desa Cinta Statistik. Dengan pencanangan ini, maka Desa Terban akan diprogram menjadi desa yang sadar dan paham data untuk menunjang pembangunan daerah.

”Tentu akan kami menyambut baik dan akan dukung semksimal mungkin,” kata Bupati Hartopo usai pencanangan.

Baca: Sebagian Uang Korupsi Mantan Kades Lau Kudus Kini Masuk Kas Desa

Dia menyebut, walau sifatnya masih bersifat desa canangan, Hartopo berharap kepala desa yang terkait bisa antusias dalam melaksanakannya. Apalagai mereka merupakan desa pertama di Kudus yang menjadi Desa Cinta Statistik ini.

”Kadesnya harus antusias dan siap, kalau perlu ada peningkatan dari waktu ke waktu, supaya nanti bisa jadi pilot project bagi desa-desa yang lain,” pungkasnya.

Sementara Kepala BPS Kudus Rahmadi Agus Santosa menambahkan, Desa Terban dipilih karena memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Baca: Naik Motor Jangan Pakai Sandal, Kasatlantas Kudus: Tak Ditilang

Adapaun syarat-syaratnya seperti nilai indeks desa, tingkat pendidikan perangkat desa, komputerisasi desa, dan potensi desa.

”Dari semua kriteria itu, sebenarnya ada lima desa yang lolos, yakni Gondoharum, Terban, Piji, Hadipolo, dan Bulungcangkring. Kami kemudian konsultasi ke pemda dan akhirnya ditetapkan Desa Terban yang dicanangkan menjadi Desa Cantik,” ujar Rahmadi.

Dia menambahkan, dalam satu tahun ke depan, Desa Terban akan diberikan pendidikan dan pelatihan terkait olah data statistik. Pendirian komunitas statistik pun akan dilaksanakan.

”Nanti akhirnya mereka akan mengikuti lomba Desa Cantik tingkat nasional di tahun depan mewakili Kabupaten Kudus,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...