Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kejuaraan Tenis Meja ASEAN

Ada Sesi Training Camp, Ajang Silahturahmi dan Mengintip Kekuatan Lawan

Kejuaraaan Tenis Meja ASEAN
Suasana Training Camp di Island Hall, Bangkok, Thailand, menjelang Kejuaraan Tenis Meja ASEAN. (Murianews/Budi Erje)

MURIANEWS, Bangkok – Kejuaraan Tenis Meja se-Asia Tenggara yang digelar SEATTA (Asosisasi Tenis Meja se-Asia teng Tenggara) memulai tahapannya. Untuk Turnamen South East Asian Junior & Cadet Table Tennis Championship  (SEAJCTTC) ke-26 telah memulai sesi training camp. Semua peserta berlatih bersama di Island Hall sebelum berkompetisi nantinya.

Sesi Training Camp, menurut Asisten Pelatih Timnas Tenis Meja Indonesia, Dony Prasetya Aji merupakan ‘tradisi’ yang ada di kejuaraan internasional. Tahapan ini memberi kesempatan para peserta untuk menyiapkan diri dengan melakukan latihan bersama. Sesi ini dipimpin oleh instruktur-instruktur dari pihak panitia.

Pada sesi ini, semua pemain dari semua negara peserta membaur menjadi satu. Sehingga dimungkinkan terjadi sebuah interaksi diantara mereka. Bisa dikatakan ini adalah ajang silahturahmi sekaligus bertukar pengalaman bagi pemain maupun pelatih.

BACA JUGA: Pemain Timnas Indonesia Turun di Don Mueang Langsung ke Training Camp Arena

“Jadi memang seperti tradisi ya, kalau training camp ini. Semua peserta berlatih bersama-sama sebelum menjalani pertandingan yang sesungguhnya,” ujar Doni Prasetya Aji, Rabu (15/6/2022).

Sementara itu, Asisten Pelatih Timnas Tenis Meja Indonesia lainya, Frenki Setya Prabowo juga sedikit menambahkan mengenai sesi training camp ini. Selain menjadi momen persiapan, keakraban dan silahturahmi, sesi ini juga menjadi kesempatan awal bagi penyiapan strategi tim.

Menurut Frenky, dalam sesi ini, semua tim dipastikan akan memanfaatkannya untuk memantau rival yang akan dihadapi. Pihaknya dalam kesempatan ini juga menaruh perhatian penuh pada sejumlah tim lain.

Dalam kejuaraan ini, Singapura, Thailand dan Vietnam adalah lawan-lawan yang berpotensi menyulitkan Timnas Tenis Meja Indonesia. Terutama Singapura yang memang memiliki materi pemain bagus. Sedangkan Vietnam, saat ini memang seperti tengah mendapati semangat luar biasa dalam dunia olahraganya.

“Singapura adalah lawan paling berat, lainnya ada Thailand dan kini Vietnam mulai menonjol. Training camp selain untuk latihan bersama, juga buat melihat calon lawan. Dari situ ada gambaran bagaimana menerapkan strateginya,” jelas Frenky.

Untuk sesi training camp, rencananya akan digelar dalam dua hari pertama, Rabu (15/6/2022) dan Kamis (16/6/2022). Sedangkan untuk pertandingan beregu akan dimulai pada Jumat (17/6/2022).

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Budi Erje

Comments
Loading...