Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sosialisasi Cegah Rokok Ilegal, Pemkab Kudus Pentaskan Ketoprak Roro Mendut

Pentas seni ketoprak di Sosialisasi cukai dan pemberantasan rokok ilegal di Kandangmas Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, menggelar sosialisasi penegakan rokok ilegal dan cukai dengan menggunakan sarana seni ketoprak. Adapun sasarannya adalah masyarakat Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Pelaksanaan dengan media seni itupun digelar di Balai Desa Kandangmas dengan jumlah masa sekitar seratusan orang, Rabu (15/5/2022).

Lakon yang diangkat yakni Roro Mendut yang zaman dulu terkenal dengan rokok lintingnya.

Sebelum ketoprak dimulai, beberapa narasumber yang berkaitan dengan cukai dan rokok ilegal diminta untuk menyampaikan materi yang ringkas dan mudah dipahami. Baru setelahnya digelar seni ketoprak dengan cerita inti menolak rokok ilegal.

”Pada kesempatan kali ini kami mengunakan sarana ketoprak untuk menyosialisasikan cukai dan penindakan rokok ilegal di masyarakat, khususnya di Desa Kandangmas ini,” kata Hasan Asyari, Kasi Linmas pada Satuan Polisi Pamong Praja Kudus.

Baca: Bupati Kudus Perintahkan BLT Buruh Rokok Segera Dicairkan

Dia menyampaikan, penyosialisasian ini merupakan bagian dari program kegiatan pemanfaaatan DBHCHT sebagaimana diamanatkan dalam PMK Nomor 215 Tahun 2021.

”Kami sedikit berinovasi dengan memanfaatkan seni yang dekat dengan masyarakat agar materi yang tersampaikan juga bisa diterima dengan mudah,” pungkasnya.

Sementara ketua seni ketoprak Supardiyono mengaku senang bisa menjadi bagian dalam menyosialisasikan pemberantasan rokok ilegal. Cerita yang dibawakan pun dimodifikasi dan punya makna menolak rokok ilegal.

”Lakonnya adalah roro mendut yang pada zaman itu banyak membanggakan rokok-rokok buatannya, tapi ada yang tidak sah, dan intinya menolak rokok tidak sah itu,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...