Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Geruduk Sidang Praperadilan di PN Pati, Tetangga RH: Tangkap Pelaku Sebenarnya!

Geruduk Sidang Praperadilan di PN Pati, Tetangga RH: Tangkap Pelaku Sebenarnya!
Ratusan Warga Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah, mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Kelas II A Pati, Rabu (15/6/2022).  (Murianews/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Ratusan tetangga RH, warga Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Kelas IIA Pati, Rabu (15/6/2022). Mereka turut hadir memberi dukungan pada RH dalam sidang pertama Praperadilan.

Tak sekadar datang, mereka juga membawa sejumlah spanduk untuk menunjukan aspirasinya. Salah satu spanduk itu berbunyi ”Ada yang berdiri tegak, tapi bukan Keadilan. Bebaskan RH, tangkap pelaku yang sebenarnya”.

Untuk diketahui, RH ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan di Jalan Juwana-Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kasus itu terjadi pada Maret 2020 lalu.

Baca: Sidang Praperadilan Dugaan Pembunuhan di Pati Digelar

RH akhirnya ditangkap Polres Pati pada April 2022. Sebelumnya, ia sempat dimasukan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Paman RH, Siswanto menilai penetapan keponakannya itu menjadi tersangka cacat hukum. Sebab, menurutnya selama ini RH tak pernah dipanggil Polres Pati. Ia pun kaget saat RH ditangkap polisi.

“Dia sering melaut. Tidak ada panggilan dari Polres Pati dan surat penangkapan juga tidak ada. Pihak desa juga mengakui hal itu,” ujar Siswanto saat ikut aksi di PN Pati.

Siswanto juga menilai, parang yang diambil Polres Pati sebagai barang bukti itu bukan untuk pembunuhan. Parang tersebut digunakan untuk mengupas kelapa dan mengolah ikan di rumah.

“Ndak ada bukti. Buktinya amburadul. Masak parang di rumah untuk meceli (mengupas) kelapa dan ikan digunakan sebagai alat bukti,” kata dia.

Ia pun berharap RH segera dibebaskan, sehingga bisa kembali kumpul dengan keluarga dan melaut lagi. Mengingat sudah 2 bulan lebih RH berada di jeruji besi Polres Pati.

“Kami memberikan dukungan kepada RH yang ndak bersalah. Dia mengaku (membunuh) karena di bawah tekanan dan mengalami kekerasan, sehingga dia mengaku. Harapannya saudara RH dibebaskan. Sudah dua bulan di Polres,” tandas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...