Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Jatim

Truk Bermuatan Tebu di Jombang Terguling, 4 Orang Tewas

Truk Bermuatan Tebu di Jombang Terguling, 4 Orang Tewas
truk tebu terguling di Jombang (detik.com)

MURIANEWS, Jombang – Sebuah truk bermuatan tebu terguling di jalur arteri Dusun Piyak, Desa Sembung, Kecamatan Perak, kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim). Akibatnya 4 dari 8 orang buruh tani yang berada di atas truk bermuatan tebu itu pun tewas.

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Pirwanto mengatakan, truk ini dikemudikan David Afuad Habibudin (36), warga Desa/Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Saat kejadian, kernet truk, Juwari (39), warga Desa Mabung, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk duduk di kursi sebelah sopir.

Truk Mitsubishi bernopol AG 9688 UW tersebut juga mengangkut 8 penumpang buruh tani. Empat penumpang duduk di atas muatan tebu sisi depan, sedangkan 4 lainnya di atas muatan tebu sisi belakang.

”Jadi, di truk ini ada 10 orang. Rencana dari Perak (Jombang) mau pulang ke Nganjuk, tebu ini akan dibawa ke Loceret, Nganjuk,” kata Rudi, dikutip dari detikjatim.com, Rabu (15/6/2022).

Baca: Pohon Menjorok di Jalan yang Bikin Truk Terguling di Kudus Dirimbas

Rudi menjelaskan, truk sarat muatan tebu itu melaju di jalan nasional Surabaya-Madiun dari timur ke barat atau dari arah Jombang ke Nganjuk. Tiba di tikungan Dusun Piyak, Desa Sembung sekitar pukul 17.30 WIB, truk terguling ke kiri.

Akibatnya, muatan tebu tumpah ke sungai di sisi kiri jalan bersama 8 penumpang di atas truk. Sedangkan truk hanya terguling di bahu jalan. Kecelakaan tunggal ini, lanjut Rudi, mengakibatkan 4 penumpang truk tewas di lokasi kecelakaan. Jenazah para korban telah dievakuasi ke RSUD Jombang.

”Korban meninggal 4 orang, korban selamat 4, sopir dan kernet juga selamat,” jelasnya.

Kecelakaan tunggal ini dipicu truk yang kelebihan muatan dan konstruksi jalan yang tidak layak.

”Dugaan awal karena truk kelebihan muatan dan konstruksi jalan yang tidak memungkinkan untuk layaknya kendaraan berjalan,” kata Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detikjatim.com

Comments
Loading...