Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Rusak dan Siswanya Sedikit, Ini Alasan SDN Kecil Pojok Grobogan Tak Digabung

Rusak dan Siswanya Sedikit, Ini Alasan SDN Kecil Pojok Grobogan Tak Digabung
Para mahasiswa dari program Kampus Mengajar bersama para siswa SDN Kecil Pojok, Pulokulon, Grobogan, Jateng. (Murianews/Instagram km3_sdnkecilpojok)

MURIANEWS, Grobogan – Kendati dua ruang kelasnya rusak dan jumlah siswanya hanya 60 anak saja, SDN Kecil Pojok, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah tidak digabung dengan sekolah terdekat.

Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Grobogan Eko Darsono mengatakan, tidak digabungnya sekolah di Dusun Wates, Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah itu dengan sekolah terdekat karena alasan jarak.

Dijelaskan, jarak SD terdekat dengan SDN Kecil Pojok adalah sekitar 4-5 kilometer. Jika digabung, pihaknya khawatir warga di Dusun Wates, Desa Pojok justru tak dapat fasilitas pendidikan.

Baca: Rusak, SDN Kecil Pojok Grobogan Segera Diperbaiki

”Kalau diregruping malah nanti tidak ada yang sekolah. Tidak mungkin diregruping. Jarak ke Desa Jambon sekitar 5 kilometer. Kemudian, jarak ke Desa Karanganyar kurang lebih 4 kilometer,” tambahnya.

Eko menyebut, akses termudah untuk menuju SD itu hanya dari Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer. Sementara jika dari Desa Pojok,, Kecamatan Pulokulon, justru aksesnya tak bagus.

Akses jalan dari Desa Pojok merupakan jalan setapak yang bila hujan tidak bisa dilalui kendaraan. Namun, untuk akses dari Karanganyar masih bisa sampai lokasi dengan mobil.

”Saya tadi ke sana bisa dengan mobil. Kalau lewat (Desa) Pojok ketika hujan memang tidak bisa. Itu jalan setapak, entah masuknya jalan desa atau Perhutani,” kata dia.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...