Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemilik PO Haryanto Sulap Jembatan Bambu di Kudus Jadi Permanen

Alat berat yang diterjunkan untuk membangun jembatan bambu di Kudus jadi jembatan permanen. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus — Pengusaha bus asal Kudus rela menggelontorkan uang ratusan juta rupiah untuk menyulap jembatan bambu di Dusun Kayuapu, Desa Gondangmanis Rt 4 Rw 4, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menjadi jembatan permanen.

Pengusaha itu yakni H Haryanto yang merupakan pendiri sekaligus pemilik perusahaan otobus (PO) Haryanto.

Dari pantauan Murianews, jembatan yang tengah tahap pembangunan permanen itu awalnya hanya berdiri dengan sederhana dan keamanannya pun sangat kurang.

Pasalnya, jembatan yang dibangun warga puluhan tahun silam itu hanya menggunakan bambu dan penyangga beton seadanya.

Video pembangunan jembatan bambu menjadi permanen yang diresmikan secara langsung oleh H Haryanto, Minggu, (12/6/2022) tersebut sempat beredar luas setelah diunggah channel youtube Dewi Syafiq. Bahkan video tersebut telah ditonton sebanyak 25 ribu kali.

Baca:Jembatan Peninggalan Belanda di Kudus Sempit, Bupati Bilang Begini

Haryanto mengatakan, pembangunan jembatan tersebut dilakukan lantaran merasa iba setelah mengetahui adanya jembatan yang sudah puluhan tahun silam, dibangun hanya dengan menggunakan bambu seadanya yang membahayakan.

Apalagi, jembatan tersebut pun memiliki fungsi penting bagi warga setempat untuk akses menuju ke masjid dan ke jalan utama agar semakin dekat.

”Sahabat baik saya (Kepala Desa Gondangmanis, Susanto, red) bercerita warganya kalau menyeberang jembatan mau ke masjid itu takut, ada yang pernah jatuh. Setelah saya cek ternyata benar, ya sudah langsung tindak lanjuti,” katanya, Selasa (14/6/2022).

Pembangunan jembatan itu, sambung dia, murni karena memang ingin membantu warga. Pihaknya tak ingin pembangunan kali ini disangkutpautkan dengan hal-hal politik.

”Saya tidak pamrih, tidak ingin jadi pejabat. Saya biar jadi pengusaha saja, kalau ada lebih saya bisa bantu warga yang membutuhkan. Jembatan ini juga akan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Jembatan yang akan dibangun secara permanen nanti, akan memiliki lebar tiga meter dan panjang 21 meter.

Sesuai rencana anggaran biaya (RAB) jembatan tersebut akan menelan biaya Rp 250 juta. Saat ini, dana awal yang sudah digelontorkan H Haryanto sebesar Rp 100 juta.

”Insyaallah nanti ditanggung,  ada tambahan sampai jadi jembatan. Rencana bisa selesai kurang lebih dua bulan,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...