Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Polres Sukoharjo Targetkan 100 Pengendara Tiap Hari Selama Patuh Candi

Petugas melakukan razia pelanggaran lalulintas beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Sukoharjo — Satlantas Polres Sukoharjo menargetkan 100 pengendara setiap harinya dalam Operasi Patuh Candi yang digelar sejak 13 Juni kemarin hingga Minggu (26/6/2022) mendatang.

KBO Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Sri Wuri mengatakan, target tersebut diberikan guna membuat para pengendara taat berlalu lintas. Khususnya, para pengendara yang menggunakan kenalpot brong.

Baca: Operasi Patuh Candi, Kapolres Blora: Sekecil Apapun Pelanggaran Awal Kecelakaan

”Per hari kami targetkan 100 pengendara, agar masyarakat bisa tertib. Biasanya kalau Sabtu kita lakukan razia dapat 170 pengendara, paling banyak motor (menggunakan knalpot) brong,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Selasa (14/6/2022).

Dia menyebut sebanyak 9.714 pengendara telah dikenai tilang akibat melanggar aturan lalu lintas di wilayah hukum Polres Sukoharjo sejak Januari hingga Juni 2022.

Pelanggaran itu sebagian diketahui lewat rekaman kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan sebagian lainnya melalui operasi penindakan pelanggaran (dakgar) kasat mata.

”Dari ribuan pengendara kena tilang di Sukoharjo tersebut, tersisa sekitar 120 kasus yang belum disidangkan,” ungkapnya.

Baca: Konyol! Warga Grogol Nekat Curi HP saat Urus SIM di Satlantas Polres Sukoharjo

Sementara itu, Wakapolres Sukoharjo Kompol Teguh Prasetyo menyebut operasi patuh candi ini akan menitikberatkan kepada kegiatan edukasi dan juga preventif.

”Kita menitikberatkan pada kegiatan edukasi dan preventif, kegiatan penegakan hukum akan kita laksanakan melalui kegiatan elektronik dan kegiatan teguran simpatik selama melakukan operasi di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, operasi ini juga digelar untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada para pengguna jalan. Selain itu tujuan ini nantinya diharapkan bisa membentuk budaya tertib berlalu lintas dari masyarakat.

Wakapolres menambahkan adapun pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Candi 2022 ini adalah pengendara melawan arus, memakai knalpot bising atau tidak sesuai standar, kendaraan memakai rotator tidak sesuai peruntukan khususnya pelat hitam, balap liar dan kebut-kebutan, menggunakan HP saat berkendara, tidak menggunakan helm SNI, tidak memakai sabuk pengaman, dan berboncengan motor lebih dari satu orang.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...