Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kemacetan di Kawasan Industri Jepara Diminta Segera Diatasi

Kemacetan di Kawasan Industri Jepara Diminta Segera Diatasi
Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta memimpin apel di halaman kantor Dishub. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Kemacetan di Kawasan Industri Kabupaten Jepara, Jawa Tengah diminta untuk segera diatasi. Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta meminta, Dishub setempat segera menangani masalah itu.

Adanya kemacetan di titik itu menjadi perhatian Edy sejak menjabat Pj Bupati Jepara. Seperti di Kecamatan Mayong, Kalinyamatan, dan Pecangaan.

Arus lalulintas di titik-titik itu mengalami kemacetan saat jam-jam tertentu. Terutama, saat jam keberangkatan dan kepulangan pekerja di kawasan industri tersebut.

Baca: Aktivitas Khilafatul Muslimin Jepara Dihentikan, Penyelidikan Jalan Terus

”Persoalan kemacetan ini harus segera ditangani,” tegas Edy saat memimpin apel di halaman Dishub Jepara, Selasa (14/6/2022).

Edy mendorong supaya Dishub bergerak cepat. Mereka diminta mengoptimalkan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan.

”Saya melihat banyak pengaturan-pengaturan di jalan masih perlu diperhatikan,” jelas Edy.

Sebagai upaya antisipasi, kata Edy, perlu adanya pemetaaan lokasi atau kegiatan pencegahan kemacetan. Selanjutnya, penempatan sejumlah personel untuk membantu mengatur kelancaran lalu lintas.

Menurutnya, perlu kesigapan petugas dan koordinasi lintas sektoral, termasuk dengan kepolisian. Petugas juga perlu mengecek lagi tonase angkutan barang.

”Di tempat bangkitan perjalanan perlu ada pengaturan, termasuk menempatkan petugas di lokasi yang ada perbaikan jalan,” kata dia.

Disebutkan rambu-rambu lalu lintas juga perlu diperiksa secara berkala, sehingga memenuhi kelayakan dan memberikan rasa aman. Harapannya, pelayanan kepada masyarakat selalu ditingkatkan.

Sebagai solusi jangka menegah dan panjang, Edy menggagas hadirnya moda transportasi massal yang modern di Jepara. Terkait anggaran pembangunan dibutuhkan kolaborasi dengan pemerintah pusat. Karenanya, perlu aktif dan tak terpaku pada APBD.

”Kita aktif minta bantuan, jangan terpaku APBD. Kalau memang pusat ada anggaran kita ke sana minta, koordinasi untuk pengembangan,” tuturnya.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...