Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kasus Pencabulan Oknum Guru TPQ di Kudus Masuk Babak Baru

Ilustrasi

MURIANEWS, Kudus – Kasus pencabulan terhadap sejumlah santriwati di bawah umur yang diduga dilakukan oknum guru ngaji berinisial AL yang mengajar di salah satu TPQ di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah masuk babak baru.

Kasus tersebut, kini telah masuk ke persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kudus. Humas PN Kudus Rudi Hartoyo membenarkan hal ini,

Menurut dia, kasus pencabulan terhadap santriwati di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus itu, telah masuk proses sidang. Bahkan, sidang sudah digelar selama tiga kali.

Sidang tersebut dipimpin Ketua Majelis Hakim Ziyad, Hakim Anggota Rudi Hartoyo, dan Dewantoro.

”Sidang pertama sekitar akhir Mei 2022 kemarin dakwaan, sidang kedua saksi-saksi, dilanjut sidang ketiga hari ini juga saksi tambahan lagi,” katanya, Selasa (14/6/2022).

Baca: Terduga Pelaku Pencabulan Delapan Santriwati di Kudus Ditangkap

Menurutnya, dalam proses persidangan tersebut, terdakwa telah mengakui telah melakukan perbuatan tak pantas kepada delapan santriwatinya.

Bahkan, dari keterangan saksi dalam persidangan, perbuatan tak pantas dilakukan lebih dari sekali.

”Saksi dihadirkan lima yang sidang kedua, tinggal tiga ini nanti. Mereka dihadirkan langsung dengan pendampingan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, terdakwa yang melakukan perbuatan tak pantas terhadap anak di bawah umur tersebut, terancam hukuman pidana 20 tahun penjara.

”Jika perbuatan cabul dilakukan oleh orang tua, wali, pendidik, pengasuh dan seterusnya itu bisa terancam hukuman maksimal 15 tahun dengan pemberatan pidana ditambah 1/3, ” jelasnya.

Menurutnya, jika proses persidangan berjalan lancar atau tidak ada halangan setiap pekannya, persidangan kasus tersebut ditarget rampung akir bulan Juni 2022 nanti.

”Kalau persidangan lancar bisa lima pekan atau lima kali sidang,” ujarnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...