Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Khilafatul Muslimin Jepara Sepakat Hentikan Aktivitas

Khilafatul Muslimin Jepara menandatangani kesepakatan pemberhentian aktivitas. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Jepara – Kelompok Khilafatul Muslimin Jepara kini sudah tak bisa menjalankan aktivitasnya kembali. Pemberhentian itu disepakati sesepuh Khilafatul Muslimin Jepara.

Berhentinya seluruh aktivitas itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan antara Khilafatul Muslimin dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara. Penandatanganan kesepakatan dilaksanakan di Mapolres Jepara.

Lembaran kesepakatan bermaterai sepuluh ribu itu ditandatangani lima orang. Yaitu Murtadho selaku sesepuh Khilafatul Muslimin Jepara, Mashudi selaku Ketua MUI Jepara, Habib Syarif Al-Hamid, M Abdullah Badri, dan Danang Ermansyah sebagai saksi.

Baca: Polres Jepara Periksa Simpatisan Khilafatul Muslimin

”Kesepakatan bersama itu dilaksanakan tadi malam (13/6/2022) di Mapolres Jepara,” kata Mashudi kepada Murianews, Selasa (14/6/2022).

Mashudi menyebut ada lima hal yang disepakati itu. Pertama, menghentikan semua bentuk kegiatan penyebaran Khilafatul Muslimin di Kabupaten Jepara. Baik itu dalam bentuk syiar motor maupun kegiatan lainnya.

Kedua, menghentikan segala bentuk ke-Amiran atau ke-Mas’ulan (kepengurusan, red) di seluruh Wilayah Kabupaten Jepara.

Ketiga, pengajian atau majelis taklim di Desa Kuanyar, Kecamatan Mayong, atau di tempat lain di Kabupaten Jepara masih diperbolehkan. Namun, di bawah pengawasan serta pendampingan MUI Kabupaten Jepara.

Keempat, mendukung secara penuh dan sungguh-sungguh terwujudnya Jepara sebagai kabupaten kerukunan. Kelima, kesepakatan ini mulai berlaku sejak tanggal disepakati dengan tanpa batasan waktu akhir.

”Intinya, seluruh aktivitas Khilafatul Muslimin di Jepara dihentikan,” tandas Mashudi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...