Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ratusan Ahli Waris di Kudus Terima Santunan Kematian

Penyerahan secara simbolis santunan kematian kepada ahli waris oleh Bupati Hartopo, Selasa (14/6/2022). (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, memberikan santunan kematian kepada 125 ahli waris dari keluarga kurang mampu di Kota Kretek periode Mei 2022. Total santunan yang diberikan sebesar Rp 125 juta.

Penyerahan secara simbolis pun dilakukan Bupati Kudus HM Hartopo di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (14/6/2022). Masing-masing ahli waris mendapat uang tunai sebesar Rp 1 juta.

”Ini memang salah satu janji kampanye kami yang masih berlanjut tapi ada perubahan teknisnya,” kata Hartopo.

Adapun perubahan teknisnya, imbuh dia, adalah waktu pencairannya. Di mana saat kampanye pencairan bisa langsung dilakukan ahli waris sehari setelah anggota keluarganya meninggal.

Sementara saat ini, harus dilakukan verifikasi terlebih dahulu dan pencairannya dilaksanakan secara serentak di sembilan kecamatan. Barulah setelah rampung diverifikasi, uang tunai senilai Rp 1 juta bisa dicairkan pada ahli waris.

Baca: Pandemi Covid Bikin Jumlah Penerima Santunan Kematian Meningkat

Hartopo tidak memungkiri juka nominal tersebut bisa dibilang kecil apalagi untuk proses pemakaman dan sederet persiapan lainnya. Hanya saja, pemerintah daerah memang baru bisa mengupayakan jumlah tersebut karena keterbatasan anggaran.

”Nominalnya masih Rp 1 juta, dan nanti coba kami kaji lagi kalau memang keuangan daerahnya masih bisa ya akan ditambah,” pungkasnya.

Sementara salah satu ahli waris, Siti Aminah mengaku bersyukur bisa menerima santunan kematian dari Pemkab Kudus. Dia pun berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memperhatikan nasib rakyatnya.

”Ini sangat membantu sekali, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati juga yang telah menjalankan program ini,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...