Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dua Pengurus Khilafatul Muslimin Solo Penuhi Panggilan Polisi

Kapolresta Solo, Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak, memberikan pernyataan seusai mendatangi salah satu rumah di kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo pada Kamis (9/6/2022) pukul 12.00 WIB. (Espos/Kurniawan)

MURIANEWS, Solo — Selain menurunkan papan nama Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo Kota, polisi juga memanggil lima pengurus organisasi tersebut. Meski begitu, hingga Senin (13/6/2022) kemarin baru dua pengurus yang memenuhi panggilan.

Dua pengurus yaitu Ketua Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo Kota Mahmudi dan Bagian Pendidikan Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo Kota Walimin.

Baca: Ternyata, Jepara Cikal Bakal Khilafatul Muslimin Wilayah Muria

Nama terakhir adalah pemilik rumah di Jl Sawo IV Karangasem, Laweyan, Solo, yang dijadikan kantor organisasi.

Melansir Solopos.com, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pemanggilan pengurus Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo Kota untuk dimintai klarifikasi terkait organisasi mereka.

”Sudah dilakukan klarifikasi terhadap Ketua atau Amir Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo Kota atas nama Mahmudi, dan Pak Walimin yang merupakan Bagian Pendidikan Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo Kota,” terang Ade.

Baca: Polres Klaten Temukan Indikasi Keterkaitan Khalifatul Muslimin dengan NII dan JI

Ihwal hasil klarifikasi terhadap dua orang itu, Ade mengatakan masih harus menunggu proses penyelidikan selesai. Sebab ada tiga pengurus lain Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo Kota, yang masih perlu dimintai klarifikasi pada Rabu (15/6/2022).

Ketiganya yaitu bendahara, sekretaris, dan petugas Humas Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo. Sedangkan lingkup penyelidikan seputar aktivitas Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo dan tindak lanjut penyelidikan maupun penyidikan oleh Polres Klaten.

”Seputar aktivitas dan tindak lanjut perkembangan hasil penyelidikan serta penyidikan oleh penyidik Polres Klaten tentang kegiatan konvoi Khilafatul Muslimin di Klaten beberapa waktu lalu yang melibatkan anggota dari Solo,” urainya.

Sebelumnya, polisi menurunkan papan nama Kantor Khilafatul Muslimin Ummul Quro Solo Kota dan Khilafatul Muslimin Kemas’ulan Laweyan di rumah Walimin di Jl Sawo IV Karangasem, Laweyan, Kamis (9/6/2022).

Baca: Kantor Khilafatul Muslimin Solo Didatangi Kapolresta, Lima Pengurus Diperiksa

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolresta Solo sekaligus menyerahkan surat panggilan klarifikasi kepada lima pengurus Khilafatul Muslimin Kota Solo. Alasan penurunan papan nama nama kantor organisasi di antaranya karena penolakan dari masyarakat.

“Berangkat dari banyak perlawanan, penolakan dan komplain masyarakat sekitar, maupun elemen masyarakat di Solo, termasuk ormas keagamaan di Solo. Mereka menyampaikan penolakan, keberatan, bahkan akan melawan,” katanya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...