Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Tanda Engine Mounting Motor Matik Rusak yang Penting Diketahui

Ini Tanda Engine Mounting Motor Matik Rusak yang Penting Diketahui
Foto: Ilustrasi mengendarai motor matik (astramotor.co.id)

MURIANEWS, Kudus – Engine mounting adalah salah satu komponen penting sepeda motor matik. Engine mounting sendiri merupakan sebuah komponen penghubung antara mesin dan sasis pada kendaraan roda dua yang berguna sebagai peredam getaran dari mesin.

Biasanya pada komponen ini ada bushing berbahan besi dan karet yang berfungsi sebagai peredam getaran mesin dan jalanan. Karena fungsinya yang penting, pemilik motor matik harus mengenali gejala atau ciri saat engine mounting bermasalah atau rusak.

Mengutip dari Gridoto, ciri pertama saat komponen ini rusak adalah ketika bantingan motor lebih keras. Walau kondisi shockbreker belakang masih normal, bantingan atau hentakan motor terasa lebih keras saat engine mounting bermasalah.

Baca juga: Sering Gonta-ganti Merk Oli Mesin? Ini Dampak yang Bisa Terjadi pada Motor

Ciri engine mounting motor matik minta diganti dapat dirasakan saat melewati polisi tidur atau speed trap. Ketika melewati polisi tidur, engine mounting yang aus akan terdengar suara “tek-tek” pada bagian belakang motor.

Umumnya suara tersebut berasal dari engine mounting yang telah terlepas dari karet bushingnya. Untuk mengecek adanya suara itu juga bisa dengan memarkirkan kendaraan dengan standar dua dan tekan jok belakang. Saat terdengar suara “tek-tek” bisa dipastikan engine mountingnya minta diganti.

Gejala lainnya dapat juga dirasakan ketika motor matik beranjak jalan dari posisi berhenti. Saat digas, bagian belakang terutama mesin motor akan terasa memantul yang juga merupakan tanda engine mounting aus.

Itu dikarenakan bantalan karet di engine mounting aus bahkan lepas. Solusi agar normal lagi cukup menggantinya dengan engine mounting yang baru.

Saat engine mounting tidak segera diganti, selain membuat hentakan lebih keras dan terdengar suara bising saat lewat polisi tidur, juga membuat getaran yang terasa hingga ke setang.

 

 

Penulis: Loeby Galih Witantra
Editor: Dani Agus
Sumber: gridoto.com

Comments
Loading...