Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Hoaks, Biaya Transaksi BRI Jadi Rp 150 Ribu

Edaran hoaks mengatasnamakan BRI. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus — Di media sosial tengah ramai dibicarakan tentang biaya transaksi BRI menjadi Rp 150 ribu per bulan. Namun, hal itu dipastikan hoaks atau tidak benar.

Tertera di edaran yang ramai dibicarakan itu ada logo BRI. Kemudian di bawah edaran tersebut tertulis pengumuman dan ditujukan kepada nasabah BRI.

”Sehubungan adanya pembaharuan dari layanan bank BRI, untuk meningkatkan kualitas dan kenymanan nasabah bertransaksi dari bank BRI mobile atau internet banking seluruh biaya transaksi berubah menjadi biaya bulanan. Untuk biaya transaksi yang lama Rp 6.500 per transaksi diganti dengan biaya yang baru sebesar Rp 150.000 per bulan (autodebet daari tabungan),” tulis edaran tersebut.

Di edaran tersebut juga meminta agar nasabah melakukan konfirmasi. Bahkan di akhir paragraf edaran tersebut berbunyi ”Jika bapak/ibu tidak ada konfiirmasi maka dianggap SETUJU. Ada penagihan setiap bulannya Rp 150.000 dari tabungan BRI. Ada transaksi atau tidak tetap dipotong,” tulis edaran tersebut.

Baca: BRI Purwodadi Buka Suara Soal Keterlibatan Oknum Pegawainya di Kasus Korupsi Bansos

Ikwan Darmawan, Pemimpin Cabang BRI Kudus mengatakan, edaran yang mengatasnamakan BRI itu tidaklah benar. Dengan kata lain hal itu merupakan penipuan atau hoaks.

”Edaran tersebut bukan dari BRI yang mengeluarkan. Itu hoaks, sama sekali bukan dari BRI,” katanya, Senin (13/6/2022).

Menurut Ikwan, tujuan dari adanya edaran tersebut hanya menipu. Pihaknya menjamin dari BRI tidak pernah ada edaran tersebut.

”Kami dari pihak BRI memastikan edaran tersebut bukan dari bank BRI. Harapannya masyarakat berhati-hati dengan beragam modus penipuan,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...