Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemkab Kaji Lebih Dalam Tagline Kudus Kota Empat Negri

Ilustrasi: Peziarah menyambangi Masjid Menara Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, terus menggali literasi city brand Kudus yang terbaru, yakni “Kudus Kota Empat Negri”. Ini dilakukan agar landasan dan filosofi pada tagline tersebut benar-benar bisa dipertanggungjawabkan.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan pihaknya bersama Tm Adhoc Kudus Kota Empat Negri masih mendalami literasi-literasi terkait tagline ini. Waktu yang dibutuhkan bisa dibilang cukup lama.

”Makanya untuk saat ini bisa kami bilang Kudus Kota Empat Negri ini baru konsep, kami gali terus lebih dalam literasinya untuk kemudian bisa kami buatkan aturan. Cuma itu butuh waktu karena landasannya harus kuat,” kata Hartopo, Senin (13/6/2022).

Dia mebyebut, Tim Adhoc yang dia instruksikan pun semuanya terdiri dari praktisi maupun akademisi yang fokus pada budaya Kabupaten Kudus.

“Harapannya temuan literasinya bisa maksimal untuk bisa menguatkan branding-nya nanti,” ujarnya.

Baca: Awal Mula Terciptanya “Kota Empat Negri&”, City Brand Baru Kabupaten Kudus

Sementara Tim Adhoc City Branding Kudus Umar Ali memastikan city brand baru ini tidak akan menggeser sebutan Kudus Kota Kretek yang sudah ada sejak dahulu.

Lebih dari itu, slogan Kudus Kota Empat Negri akan menjadi wadah bagi julukan Kota Kretek dan julukan-julukan Kudus yang sebelumnya sudah ada.

“Sebelum masuk lebih jauh, mari mengenal julukan organik dan nonorganik, dua kategori ini sangat berbeda. Julukan organik adalah julukan yang tanpa dibuat itu memang sudah ada dan sudah melekat di sebuah benda atau kota, Kudus Kota Kretek misalnya. Itu disebut karena Kudus punya sentra industri rokok kretek di wilayahnya,” ujarnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...