Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Sumut

Tahanan Tewas Dianiaya Hingga Dipaksa Masturbasi, 1 Oknum Polisi Terancam Dipecat

Ilustrasi.

MURIANEWS, Medan – Kasus tahanan Hendra Syahputra yang tewas usai dianiaya di ruang tahanan Polrestabes Medan, Selasa (23/11/2022) lalu terus diusut oleh Polda Sumut. Apalagi, ada salah satu oknum polisi yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Saat ini, kasus penganiayaan yang menewaskan tersangka kasus pencabulan ini sudah masuk persidangan dan terungkap dalam dakwaan jaksa, jika Hendra dipukul hingga dipaksa masturbasi menggunakan balsem.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, Propam Polda Sumut sudah melakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi tersebut. Polisi itu diketahui berinisial LS dengan pangkat Aipda.

”Terhadap kasus yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang juga diduga melibatkan oknum anggota berinisial LS, Propam Polda Sumut sudah memprosesnya,” kata Kabid Humas seperti dilansir dari detikSumut, Minggu (12/6/2022).

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti yang saling bersesuaian, diperoleh fakta bahwa Aipda LS menyuruh para tersangka untuk melakukan penganiayaan kepada  korban

Karena perintah yang diberikan itu, pelanggaran yang dilakukan Aipda LS memenuhi rumusan pelanggaran kode etik profesi Polri. Dia menyebut LS terancam dipecat gegara kasus ini.

”Kapolda sumut tidak mentolerir adanya penyimpangan yang terjadi,” sambungnya.

Ia menambahkan, perbuatan Aipda LS telah memenuhi rumusan pelanggaran kode etik sebagaimana diatur dalam pasal 7 ayat (1) huruf c dan pasal 11 huruf c dan pasal 13 ayat (1) huruf a Perkap 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri Jo Pasal 13 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Meski begitu, untuk kasus pidana yang bersangkutan masih berstatus saksi dan sedang berproses di Satreskrim Polrestabes Medan.

Sementara, terkait kasus penganiayaan ini, Kapolda Sumut sudah memindahkan sejumlah tahanan. Ada 306 tahanan di Polrestabes Medan yang dipindahkan ke sejumlah rutan di Kota Medan.

”Dari jumlah tahanan yang ada saat ini sudah overkapasitas, jadi sejumlah 306 tahanan yang sudah divonis dan statusnya inkrah kita pindahkan ke Lapas Tanjung Gusta dan beberapa lapas lain di Medan,” jelasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: detikSumut

Comments
Loading...