Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Benarkah Daun Kelor Bisa Bermanfaat untuk Obat Diabetes? Ini Penjelasannya

Benarkah Daun Kelor Bisa Bermanfaat untuk Obat Diabetes? Ini Penjelasannya
Foto: Daun kelor (Gambar oleh Alongkorn Tengsamut dari Pixabay

MURIANEWS, Kudus – Daun kelor adalah tanaman yang cukup familiar dengan masyarakat Indonesia. Tanaman ini, biasa banyak ditanam orang di pekarangan rumah.

Daun kelor biasa dimasak sebagai sayuran dan rasanya cukup enak, hampir mirip dengan sayur bayam. Selain itu, tidak sedikit orang yang mengonsumsi daun kelor sebagai obat alami untuk beragam penyakit, salah satunya diabetes.

Benarkah daun kelor bisa dipakai sebagai obat diabetes? Melansir dari laman Hello Sehat, Minggu (12/6/2022), Daun kelor telah dikenal sejak dulu punya beragam manfaat kesehatannya. Kelor yang juga memiliki nama lain Moringa oleifera atau drumstick tree, adalah tumbuhan yang berasal dari pegunungan Himalaya.

Baca juga: Ini Manfaat Menakjubkan Buah Merah Asal Papua yang Perlu Diketahui sebelum Mencobanya

Namun, keberadaannya kini mudah ditemukan di berbagai belahan dunia, terutama negara tropis dan subtropis. Tanaman ini sudah sering dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh, mulai dari daun, biji kelor, hingga bunga dari tanaman ini bisa diolah untuk berbagai keperluan.

Nah, daun kelor sendiri telah digunakan sebagai obat tradisional untuk beragam kondisi medis, mulai dari penyakit jantung, saraf, pencernaan, hingga diabetes.

Berdasarkan informasi dari Data Komposisi Pangan Indonesia, berikut adalah kandungan nutrisi yang ada di dalam 100 gram (g) daun kelor segar:

  • Energi: 92 Kalori (Kal)
  • Protein: 5,1 g
  • Lemak: 1,6 g
  • Karbohidrat: 14,3 g
  • Serat: 8,2 g
  • Kalsium: 1,077 miligram (mg)
  • Fosfor: 76 mg
  • Zat besi: 6 mg
  • Natrium: 61 mg
  • Kalium: 298,0 mg
  • Beta-karoten: 3,266 mcg
  • Vitamin C: 22 mg

Setelah mengetahui apa saja kandungan gizi yang terdapat di dalam daun kelor, tak mengherankan jika tanaman ini memberikan kebaikan yang berlimpah untuk kesehatan tubuh, termasuk dalam menurunkan kadar gula darah.

Namun, bagaimana cara daun kelor memberi manfaat pada tubuh pengidap diabetes? Apakah sudah ada studi yang mendukung dugaan tersebut?

Manfaat daun kelor untuk diabetes

Sebelumnya, Anda mungkin sudah tahu bahwa penyakit diabetes memiliki karakteristik kadar gula darah yang tinggi. Seiring dengan berjalannya waktu, kenaikan kadar gula darah ini berisiko mengakibatkan gangguan medis lainnya.

Komplikasi penyakit diabetes bisa mengakibatkan penyakit jantung hingga masalah mata. Jika pasien tidak dapat mengontrol kadar gula darahnya dengan baik, komplikasi yang berkaitan dengan diabetes dapat cukup bervariasi.

Pengobatan diabetes biasanya terdiri dari terapi insulin dan obat diabetes lainnya.

Selain dengan obat-obatan medis, ada juga pilihan lainnya, yaitu memanfaatkan obat alami alias herbal untuk mengatasi diabetes.

Nah, obat alami yang dipercaya efektif mengurangi kadar gula darah adalah daun kelor. Manfaat daun kelor untuk pasien diabetes sudah dikaji dalam berbagai penelitian.

Salah satunya ada di dalam jurnal Nutrients yang diterbitkan tahun 2019.

Menurut penelitian tersebut, pemberian daun kelor pada hewan dengan diabetes dapat menurunkan kadar gula darah serta memengaruhi kinerja hormon insulin.

Studi lainnya dari Journal of Food Science and Technology meneliti kadar gula darah pada 30 wanita yang mengonsumsi 7 gram daun moringa setiap hari selama 3 bulan.

Hasilnya, kadar gula darah puasa pada 30 wanita tersebut mengalami penurunan rata-rata 13,5 persen. Menurut para ahli, manfaat untuk pasien diabetes tersebut disebabkan oleh kandungan isotiosianat yang terdapat dalam daun kelor.

Senyawa tersebut yang berperan dalam melindungi tubuh dari risiko obesitas, resistensi insulin, serta mengatur bagaimana tubuh memproses glukosa.

Akan tetapi, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian yang dapat memastikan khasiat daun kelor untuk diabetes.

Aturan makan atau minum daun kelor untuk pengidap diabetes

Setelah mengetahui daun kelor memberikan manfaat untuk pasien diabetes, Anda masih harus bijak dalam mengonsumsi tanaman tersebut. Sama halnya dengan obat-obatan alami lain, konsumsi daun kelor harus tetap dalam pengawasan dokter.

Pasalnya, ada kemungkinan daun kelor memicu efek samping pada sebagian orang jika tidak dikonsumsi dengan dosis yang tepat. Ditambah lagi, tidak semua orang boleh mengonsumsi daun ini.

Apabila Anda termasuk dalam kelompok berisiko di bawah, sebaiknya hindari konsumsi daun kelor:

  • ibu hamil,
  • sedang minum obat tiroid (levotiroksin),
  • sedang minum obat diabetes lain (berisiko menyebabkan kadar gula darah terlalu rendah jika dikonsumsi dengan daun kelor), dan
  • rutin minum obat hipertensi.

Daun kelor bisa Anda konsumsi dalam bentuk mentah atau diminum dalam bentuk jus. Cara mengolah daun kelor untuk diabetes juga bisa dengan dicampur dengan salad, dibuat sayur bening, maupun dijadikan lalapan.

Dalam proses pengolahannya, daun penurun gula darah ini tidak boleh dimasak terlalu lama atau dengan suhu yang terlalu tinggi. Hal ini dapat mengurangi kandungan nutrisi daun kelor sehingga manfaat di dalamnya tidak bisa Anda peroleh secara maksimal.

Ingat, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai dosis aman daun kelor yang boleh Anda konsumsi.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: hellosehat.com

Comments
Loading...