Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Seperti Apa Fasilitas Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Makkah? Ini Gambarannya

Seperti Apa Fasilitas Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Makkah? Ini Gambarannya
Foto: Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah (kemenag.go.id)

MURIANEWS, Kudus – Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah mulai operasional mulai hari ini, Minggu (12/6/2022). Hal ini sejalan dengan pergerakan jemaah haji yang akan mulai meninggalkan Madinah dan menuju Mekkah setelah melaksanakan Arbain.

Melansir dari laman Kementerian Agama, Kantor KKHI terletak di kawasan Aziziyah Janubiyah. Lokasinya ada di gedung bersaput warna putih dengan pilar-pilar lengkung bagian bawahnya, tampak tegak berderet dengan bangunan lainnya yang hampir serupa arsitekturnya.

Tulisan warna merah dalam dua bahasa, Indonesia dan Arab diapit bendera Merah Putih dan lambang Garuda di tengah-tengahnya terlihat mencolok terbaca. Dua mobil ambulan warna biru terparkir di depan gedung tersebut.

Baca juga: 15 Jemaah Haji di Arab Saudi Sakit, 2 Orang Dirawat di RSAS Madinah

Melawat ke KKHI, tim Media Center Haji (MCH) melihat dari dekat sejumlah fasilitas yang dimiliki KKHI. Tempat tidur tertata baik di beberapa ruang inap, dengan fasilitas penunjang medisnya. Ruang instalasi gizi, obat, dan fasilitas lainnya terlihat sudah siap beroperasi.

”Fasilitas KKHI Mekkah di antaranya 250 tempat tidur  baik untuk rawat inap maupun pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kita memiliki sejumlah pelayanan, dari pelayanan IGD atau kegawatdaruratan, pelayanan rawat inap, spesialistik, termasuk pelayanan kesehatan penunjang seperti laboratorium, radiologi, gizi,” jelas Kepala Seksi Kesehatan Daker Mekkah dr. Muhammad Imran di Mekkah, Sabtu (11/06/2022).

Imran mengatakan, beroperasional selama 24 jam, KKHI Mekkah menerima rujukan dari Tenaga Kesehatan Haji (TKH) kloter maupun dari sektor untuk penanganan lanjut jemaah yang mengalami masalah kesehatan.

Foto: Petugas kesehatan melakukan persiapan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah (kemenag.go.id)

Dikatakannya, layanan spesialistik meliputi spesialis penyakit dalam, spesialis penyakit paru, spesialis jantung dan pembuluh darah, spesialis syaraf, spesialis bedah orthopedi, spesialis bedah umum, spesialis kesehatan jiwa, spesialis anestesi, spesialis rehab medik, spesialis emergensi medis, spesialis penerbangan dan spesialis mikrobiologi klinik.

“Sementara pelayanan kesehatan di lapangan, lanjut  Imran, meliputi tim sanitasi dan food security yang akan memberikan pelayanan Sanitasi di KKHI, pemondokan, dan katering. Kemudian ada tim promosi kesehatan yang akan memberikan edukasi promosi kesehatan kepada jemaah haji,” katanya.

Selanjutnya, lanjut Imran,  ada juga Emergensi Medical Tim (EMT) yang akan fokus pada deteksi dini kegawatdaruratan, dan yang kedua setelah menemukan kasus kegawatdaruratan, tindakan emergensi respon, serta rujuk ke KKHI. “KKHI Mekkah didukung oleh  145 tenaga kesehatan yang siap  melayani 100.051 jemaah haji,” tandas Imran.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: kemenag.go.id

Comments
Loading...