Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tenis Meja Nasional

Meski Terjadi Dualisme Tenis Meja Nasional, Oegroseno Tetap Terus Berikhtiar

Oegroseno
Ketua Umum PP PTMSI Komjen Pol (Purn) Oegroseno menyambangi GOR Sukun Sport Center, Sabtu (30/1/2021). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Pekanbaru – Ketua PPPTMSI (Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia), Komjend Pol (Purnawirawan) Oegroseno menyatakan akan terus berikhtiar membina atlet tenis meja Indonesia. Meski sampai saat ini terjadi dualism kepengurusan, pihaknya tetap tidak ingin mengorbankan nasip para atlet tenis meja nasional.

Oegroseno menyatakan hal ini saat hadir dalam pelepasan atlet tenis meja Riau, Muhamad Alghifari di Kediaman Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, baru-baru ini. Dalam kesempatan ini, Oegroseno menyampaikan berbagai pernyataan yang diharapkan tetap bisa memberi motivasi bagi seluruh atlet tenis meja di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Oegroseno menyampaikan selamat kepada Pengprov PTMSI Riau yang berhasil mengirimkan atletnya ke Kejuaraan Tenis Meja Asia Tenggara, setelah lolos dalam seleknas. Selanjutnya, pihaknya akan mencoba melihat apakah Riau bisa dijadikan pusat Pelatnas Tenis Meja Indonesia, dimasa mendatang.

BACA JUGA: Wagub Riau Edi Natar Nasution Lepas Muhamad Alghifari ke Kejuaraan SEATTA 2022

Meski sampai saat ini dualisme masih terjadi dalam tubuh PTMSI, Oegroseno menyatakan tetap berikhtiar untuk terus mengembangkan atlet-atlet tenis meja. Karena pihaknya tidak mau atlet menjadi korban dari dualisme yang terjadi saat ini.

“Atlet harus terus dibina dan diberikan kesempatan untuk terus berkembang,” ujarnya menegaskan dalam kesempatan itu.

Kejuaraan Tenis Meja Asia Tenggara (SEATTA) 2022 akan digelar di Bangkok, 14- 22 Juni 2022. Di even ini, sebanyak 8 petenis meja Indonesia akan turun di beberapa nomor pertandingan.

Mereka merupakan petenis meja yang sebelumnya berhasil lolos dalam seleksi nasional yang digelar PPPTMSI di GOR Sukun Jawa Tengah. Selanjutnya mereka akan berangkat ke Bangkok mengikuti even yang digelar SEATTA.

Turnamen yang digelar SEATTA bernama resmi South East Asia Junior Cadet Training Camp dan The 26th South East Asia Junior Cadet Championships (SEAJCTTC). Sebanyak 10 negara se-ASEAN akan berpartisipasi di ajang ini.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: goriau.com

 

Comments
Loading...