Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sering Gonta-ganti Merk Oli Mesin? Ini Dampak yang Bisa Terjadi pada Motor

Sering Gonta-ganti Merk Oli Mesin? Ini Dampak yang Bisa Terjadi pada Motor
Foto: Ilustrasi ganti oli (astramotor.co.id)

MURIANEWS, Kudus – Oli mesin memiliki fungsi penting dalam sepeda motor. Untuk itu, pemilik motor dianjurkan untuk rajin mengganti oli secara berkala.

Meski demikian, masih banyak orang yang abai untuk mengganti oli secara rutin. Akibatnya, motornya bisa mengalami kerusakan yang parah sehingga butuh biaya cukup banyak untuk memperbaikinya.

Oli memiliki peranan penting dalam membuat kendaraan tetap nyaman, mulus dan ringan saat melakukan akselerasi. Tidak hanya itu, kekurangan oli dapat menyebabkan kerusakan pada sistem mesin kendaraan itu sendiri.

Baca juga: Ingin Rantai Motor Tetap Terawat? Sebaiknya Jangan Dilumasi Oli Bekas

Fungsi utama oli adalah melumasi komponen mesin agar gesekan yang dihasilkan mesin tidak terhambat. Oli sendiri juga berperan sebagai pengatur suhu dalam mesin. Saat terjadi pembakaran di dalam silinder mesin, oli dapat menetralkan suhu, baik ketika suhu mesin tinggi maupun rendah. Namun seiring berjalannya waktu pemakaian, jumlah oli dalam mesin terus berkurang sehingga dapat merusaknya.

Sejauh ini, banyak orang yang suka menggonta-ganti merek oli mesin motornya. Hal ini dilakukan karena banyaknya jenis oli yang mudah di dapat di pasaran.

Lantas, apakah ada dampaknya jika sering gonta ganti merk oli mesin ini? Berikut penjelasannya, seperti dikutip dari laman Federal Oil, Jumat (10/6/2022).

Gonta-ganti merek oli masih aman dan tidak ada efek buruk terhadap mesin, tapi ada syarat dan ketentuan yang harus diikuti. Syaratnya sangat mudah, oli merk lain yang digunakan grade dan kelasnya harus sama dengan merk oli yang digunakan sebelumnya.

Selain itu, sebelum ganti menggunakan merk lain, pastikan oli yang dibuang benar-benar bersih dan terkuras habis, pengurasan dilakukan karena setiap merk oli punya formulasi yang berbeda.

Jika tercampur dengan merk lain, bukan tidak mungkin bisa berakibat tidak bagus pada mesin, karena adanya campuran senyawa yang berbeda dari merk lainnya.

Selain itu itu, perhatikan juga spesifikasi SAE, API Service, dan JASO-nya, agar sesuai yang dianjurkan pabrik.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: federaloil.co.id

Comments
Loading...