Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mengenal Stadion Piala Dunia 2022 (Bagian-3)

Dari Sisa Kontruksi Stadion Lama Dibangun Stadion Megah Ahmad Bin Ali

Stadion Piala Dunia 2022
Stadion Ahmad Bin Ali, menjadi Stadion megah yang akan digunakan di Piala Dunia 2022. (Twitter)

MURIANEWS, Doha – Beberapa stadion yang dibangun untuk keperluan Piala Dunia 2022, memiliki cerita unik. Menukil dari tulisan yang diturunkan Daily Mail, Murianews menyajikannya dalam beberapa bagian. Berikut lanjutan dari informasi mengenai profil stadion-stadion di Qatar yang akan digunakan untuk Piala Dunia.

Stadion Ahmad Bin Ali
Stadion Ahmad Bin Ali, dibangun dengan kapasitas 40.000 kursi penonton. Lokasinya berjarak 14 mil dari pusat kota Doha, dan didesain oleh Ramboll Games. Menempati eks lahan Stadion Al-Rayyan.

Stadion ini, mengalami perubahan nama setelah awalnya disebut Stadion Al-Rayyan. Nantinya stadion ini akan digelar pertandingan babak penyisihan dan perempat final. Desain stadion ini memiliki ciri khas yang mencerminkan budaya Qatar.

Bentuk fisiknya menampilkan pola rumit yang mewakili negara Qatar, mengambil inspirasi dari satwa liar hingga sejarah perdagangannya. Lokasinya berada di dekat gurun, sehingga area perhotelan dan kios barang dagangan di luar kompleks stadion akan dibangun menyerupai bukit pasir.

Stadion ini terletak di kota Al Rayyan, menempati lokasi stadion Al Rayan lama. Sebagian besar bahan konstruksi di stadion lama, digunakan kembali untuk mendirikan Stadion Ahmad Bin Ali.

BACA JUGA: Stadion Al Janaub Disebut Mirip Vagina, Desainernya Marah Tak Terima

Stadion Education City
Stadion yang dibangun di lokasi berjarak 7 mil dari kota Doha ini memiliki kapasitas 40.000 penonton. Bagunannya didesain oleh perusahaan FIA Fenwick Iribarren Architects Games, dan akan digunakan untuk 8 pertandingan, diantaranya perempat final.

Stadion ini berada tepat di dalam kompleks Qatar Foundation, yang terkenal seluruh dunia. Setelah Piala Dunia 2022, stadion ini akan menjadi home base bagi Tim Nasional Wanita Qatar.

Dengan atapnya yang berbentuk berlian stadion ini juga mendapatkan julukan sebagai ‘berlian di padang pasir’. Pada siang hari bagian atapnya akan berkilau oleh sinar matahari dan bersinar terang di malam hari.

Sebagai bentuk kesiapan stadion ini, beberapa waktu lalu stadion ini juga sudah digunakan untuk menggelar pertandingan Final Piala Dunia Antarklub FIFA 2021 yang dimenangkan klub Bayern Munchen, Jerman.

Stadion Al Thumama
Dibangun di lokasi yang berjarak sekitar 8 mil dari kota Doha, Stadion Al Thumama memiliki kapasitas 40.000 penonton. Stadion ini akan digunakan untuk delapan pertandingan dan pertandingan perempat final.

Desainnya terinspirasi oleh ‘gahfiya’, topi anyaman tradisional yang dikenakan oleh pria di seluruh Timur Tengah. Bagunannya merupakan rancangan asli arsitek asal Qatar, Ibrahim Al Jaidah.

Nantinya, setelah usai Piala Dunia, setengah dari kapasitas stadion kursinya akan dikurangi. Rencananya kursi-kursi stadion akan disumbangkan ke negara-negara berkembang. Di kawasan stadion juga akan dibangun masjid dan hotel.

Selanjutnya Baca: Stadion 974 Memiliki Desain Unik, Dibangun Dari Tumpukan Kontainer

 

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Daily Mail

Comments
Loading...