Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pagar Nusa Kudus Ingin Penggunaan Digital Scoring Berkelanjutan

Pagar Nusa Kudus
Digital scoring diaplikasikan saat Kejuaraan Daerah di Blora pada Maret 2022 lalu.(Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Penggunaan digital scoring di Jawa Tengah dimulai pertama kali saat edisi Kejuaraan Daerah Ke-VII Pengurus Wilayah (PW) Pencak Silat (PS) Nahdlatul Ulama (NU) Pagar Nusa Jawa Tengah. Kini, digital scoring diharapkan terus berkelanjutan.

Penggunaan digital scoring dilakukan saat Kejurda Pagar Nusa Jawa Tengah, di Blora. Ketua Pagar Nusa Kabupaten Kudus, Husnul Khitam Qosim berharap digital scoring ini bisa terus berkelanjutan digunakan di setiap cabang olahraga pencak silat. Tujuannya agar penilaian poin pertandingan lebih cermat dan tidak merugikan atlet yang bertanding.

“Supaya lebih akurat di dalam penjurian. Di Kejurda Blora itu yang pertama kali kami pakai digital scoring,” katanya, Jumat (10/6/2022).

BACA JUGA: Atlet Silat Pagar Nusa Jateng Sabet Penghargaan Pesilat Terbaik di Kejurnas

Lebih lanjut, menurut Husnul penggunaan digital scoring kedua kalinya dilaksanakan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) IV Pagar Nusa 2022. Kejurnas itu berlangsung di Padepokan Pencak Silat Pagar Nusa Indonesia, TMII Jakarta Timur pada 25 Maret 2022 sampai 27 Maret 2022.

“Kemudian yang kedua dilaksanakan di Kejurnas. Hal ini bagus dan keinginan saya bisa terus dilanjutkan di berbagai ajang pencak silat,” sambungnya.

Menurutnya, era saat ini sudah saatnya beralih ke arah digital. Tujuannya untuk mengikuti perkembangan zaman. Sekaligus untuk menjaga fair play dalam setiap pertandingan di cabang pencak silat.

“Selain itu kalau menggunakan digital scoring bisa meminimalisir kesalahan. Sehingga penilaiannya lebih akurat,” imbuhnya.

Dia berharap penggunaan digital scoring terus berkelanjutan. Selain itu dia ingin agar Sumber Daya Manusia seperti wasit untuk memahami penggunaan digital scoring.

“Harapan kami wasit juga harus memahami penggunaan digital scoring,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi Erje

Comments
Loading...