Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pajak Hotel dan Hiburan di Pati Masih Lesu

Pajak Hotel dan Hiburan di Pati Masih Lesu
Kabid Pendapatan BPKAD Kabupaten Pati Zabidi saat ditemui di ruang kerjanya. (Murianews/Umar Hanafi)

MURIANEWS, PatiPajak hotel dan hiburan di Kabupaten Pati masih lesu. Memasuki triwulan kedua 2022, sektor ini belum mendapatkan hasil yang memuaskan.

Berdasarkan data, pajak hotel baru terealisasi 34 persen atau senilai Rp 366 juta. Sedangkan pajak hiburan baru 23 persen atau Rp 164 juta. Padahal dalam setahun ini, targetnya 40 persen.

Itu diungkapkan Kabid Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati Zabidi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/6/2022).

Baca: Reklame Bandel di Kudus Ditempeli Stiker Belum Lunas Pajak

”Pajak hotel dan hiburan masih di bawah target. Target untuk triwulan kedua yakni 40 persen. Pajak keduanya belum. Pajak mineral bukan logam dan batuan juga belum,” ujar Zabidi.

Ia menyebut, ada beberapa hal yang membuat realisasi pajak itu belum memenuhi target triwulan kedua ini. Salah satunya, pandemi Covid-19 yang masih berjalan, sehingga membuat pengunjung hotel sepi dan berdampak pada pajak daerah yang bisa dipungut.

Meski demikian, dua sector itu mulai meningkat. Ia bersyukur dan berharap bisa mengejar target.

”Alhamdulillah sekarang mulai menggeliat kembali. Kemarin-kemarin kita sampai harus menyesuaikan target untuk pajak hotel karena sepi,” kata dia.

“Sama halnya dengan pajak hiburan juga terdampak pandemi, saat ini yang bisa dipungut dari pajak hiburan ini adalah karaoke hotel berbintang dan bioskop. Biasanya ada pentas seni dan budaya ini belum ada,” tandas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...