Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mo Salah Kalahkan Ronaldo, Sabet Gelara Pemain Terbaik Liga Inggris Versi PFA

Mo Salah
Mo Salah akhirnya terpilih menjadi Pemain Terbaik Liga Inggris versi PFA. (facebook.com/LigaPremierBarclays/photos)

MURIANEWS, London – Penyerang Liverpool asal Mesir, Mo Salah akhirnya terpilih sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris, versi PFA (Asosiasi Pesepakbila Profesional Inggris). Penghargaan untuk Mo Salah diberikan oleh PFA pada Sabtu (9/6/2022) malam, waktu Inggris.

Mo Salah dalam penghargaan ini menyingkirkan sejumlah nama besar seperti Cristiano Ronaldo (Manchester United), Kevin De Bruyne (Man City), Harry Kane, Son Heung-min (Tottenham) dan dua rekannya di Liverpool Sadio Mane dan Virgil van Dijk. Setelah membawa Liverpool meraih dua gelar, Salah memenangkan gelar individu tang bergengsi ini.

Dengan demikian Mo Salah sudah dua kali ini mendapatkan gelar Pemain Terbaik Liga Inggris. Penyerang internasional Mesir ini sebelumnya sudah mendapatkan penghargaan yang sama pada tahun 2018. Gelar ini seperti menjadi pelipur lara bagi dirinya, setelah gagal merebut gelar Juara Liga Inggris dan Liga Champions Eropa.

“Merupakan suatu kehormatan untuk memenangkan gelar lain, secara individu atau kolektif. Ini adalah gelar yang hebat dan saya sangat bangga akan hal itu,” ujar Mo Salah, setelah menerima penghargaan ini.

BACA JUGA: Cetak 23 Gol Tanpa Tendangan Pinalti, Son Heung-min Tak Masuk Nominasi Pemain Terbaik

Gelar pemain terbaik Liga Inggris menurut Salah adalah sesuatu yang hebat. Sebab penghargaan ini dipilih oleh pemain-pemain profesional yang bermain di Liga Inggris. Sehingga sangat membanggakan sekali.

“Itu adalah gelar yang hebat ketika saya memenangkannya. Ini karena anda dipilih oleh pemain lain. Sangat masuk akal ketika anda tahu bahwa semua itu karana upaya tanpa henti anda telah membuahkan hasil,” tambahnya lagi.

Dengan penghargaan ini, Mo Salah juga menyatakan tidak akan pernah berhenti untuk mencapai kesuksesan yang lebih hebat di masa mendatang. Bagi dirinya, selagi memang bisa, akan terus berusaha untuk meningkatkan kemampuannya.

“Kamar saya sendiri di mana saya meletakkan piala di lemari pendek, hari ini akan menambahkan satu lagi. Oh, tahukah Anda? Lemari saya selalu kosong karena saya tahu saya akan bergerak maju dan mendapatkan lebih banyak kesuksesan,” katanya menambahkan.

“Saya harus mencoba setiap hari untuk membuat diri saya lebih baik, untuk membantu semua orang di sekitar saya lebih baik dan kemudian piala akan datang lagi. Untuk diriku sendiri atau untuk klub hebat ini,” kata mantan striker Chelsea itu berbagi kebanggan.

Meski tak bisa membantu Liverpool menjuarai Premier League pada 2021/22, Salah berhasil membawa dua koleksi trofinya di Piala FA dan Piala Liga Inggris. Salah adalah pemain Liverpool kesembilan yang dihormati oleh PFA setelah Terry McDermott (1980), Kenny Dalglish (1983), Ian Rush (1984), John Barnes (1988), Steven Gerrard (2006), Luis Suarez (2014) dan Van Dijk (2019).

Dalam perkembangan lain, striker muda Manchester City, Phil Foden juga telah terpilih sebagai PFA Young Player of the Year. Dengan demikian, Foden juga memiliki tahun kedua berturut-turut melampaui rekan setimnya di Inggris, Mason Mount (Chelsea) untuk meraih penghargaan bergengsi ini.

 

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Daily Mail

 

Comments
Loading...