Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Warga Kudus Ini Siap Hadapi Banding Bank Mandiri soal Tabungan Rp 5,8 Miliar

Bank Mandiri Kantor Cabang Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Bank Mandiri mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Kudus yang memvonis bank pelat merah itu mengembalikan tabungan sebesar Rp 5,8 miliar milik warga Kudus Moch Imam Rofi’I, yang hilang.

Merespon hal tersebut, Nur Sholikin Kuasa Hukum Imam Rofi’i mengatakan, sudah mengetahui adanya upaya banding yang diajukan Bank Mandiri. Menurutnya, upaya banding tersebut merupakan hak setiap pihak sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

”Kami selaku penasihat hukum, yang nantinya mewakili pihak termohon banding (Moch Imam Rofi’i, red), tentu akan mempelajari memori banding yang diajukan pemohon (Bank Mandiri) nantinya,” katanya, Jumat (10/6/2022).

Lebih lanjut, pihaknya juga akan mengajukan kontra memori banding atas keberatan-keberatan dari Bank Mandiri atas putusan pengadilan.

”Tapi kami tetap optimis. Bahwa putusan PN Kudus, sebagaimana fakta yang terungkap dalam persidangan, dan pertimbangan majelis hakim sudah cukup adil,” jelasnya.

Baca: Bank Mandiri Kalah dalam Kasus Raibnya Tabungan Rp 5,8 Miliar Milik Warga Kudus

Diberitakan sebelumnya, Bank Mandiri mengajukan banding pada Rabu (7/6/2022). Hal tersebut dilakukan setelah pihak bank dinyatakan kalah dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) atas kasus raibnya uang tabungan milik Moch Imam Rofi’i warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sebesar Rp 5,8 miliar.

Baca: Diputus Ganti Rugi Rp 5,8 Miliar, Bank Mandiri Banding

Dalam sidang e-court putusan, Rabu (25/5/2022), Bank Mandiri sebagai tergugat dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum setelah adanya kelalaian yang mengakibatkan tabungan nasabahnya raib.

Bank Mandiri diperintahkan untuk membayar kerugian atas pembobolan rekening yang diderita penggugat.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...