Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pendaftar Haji di Pati Meningkat

Pendaftar Haji di Pati Meningkat
Warga mendaftar haji di Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kemenag Pati. (Murianews/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Pendaftar haji di Kabupaten Pati mengalami peningkatan. Meningkatnya animo warga mendaftar haji itu terjadi saat musim haji atau kala pemberangkatan hingga penjemputan Jemaah haji.

Sebelum musim haji, hanya ada sekitar lima sampai 10 orang yang mendaftar haji setiap harinya. Saat musim haji datang, jumlah pendaftar bisa sampai 15 hingga 20 orang per hari.

Itu diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Pati, Abdul Hamid saat ditemui Murianews, Kamis (9/6/2022) kemarin.

Baca: Sempat Tertunda Gara-Gara Foto, Calhaj Pati Loso Berangkat Hari Ini

”Dibandingkan sebelum pemberangkatan haji, itu (jumlah pendaftar, red) memang naik agak lumayan. Itu sebenarnya rutin. Artinya hampir setiap saat pemberangkatan hingga pemjembut animo masyarakat untuk mendaftar itu tinggi,” ungkap Abdul Hamid.

Ia menilai peningkatan ini dipicu oleh jamaah yang berangkat ke tanah suci dan momentum kepulangan jamaah haji.

”Mungkin dipacu oleh orang-orang berangkat atau pulang haji. Sehingga menarik masyarakat untuk mendaftar. Hampir terjadi setiap tahun seperti ini,” kata dia.

Peningkatan jumlah pendaftar ini membuat kerjanya menumpuk di musim haji. Satu sisi pihaknya harus mempersiapkan pemberangkatan calhaj dan penjemputan jamaah haji.

Sementara di sisi lain pihaknya harus melayani pendaftar yang semakin banyak. Meskipun demikian, ia tak mempermasalahkan.

”Itu membuat frekuensi kerja kita numpuk. Kenapa daftarnya di luar penjemputan dan pemberangkatan saja ketika beben kerja kita ndak menumpuk. Tapi ndak apa-apa,” tandas dia.

Selain itu, jumlah pendaftar dan antrean pemberangkatan calhaj pun semakin meningkat. Hingga minggu lalu total antrean sekitar 42 ribu jamaah. Mereka akan diberangkatkan bertahap hingga sekitar 30 tahun ke depan.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...