Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

54 Adegan Bentrok Muryolobo-Ngetuk Jepara Direkonstruksi

54 Adegan Bentrok Muryolobo-Ngetuk Jepara Direkontruksi
Salah satu adegan bentrokan antara pemuda Desa Muryolobo dan Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Bentrok antara pemuda Desa Muryolobo dan Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara direkonstruksi oleh Satreskrim Polres Jepara. Ada 54 adegan yang diperagakan.

Diketahui, bentrokan itu menewaskan seorang warga Desa Muryolobo, FR (30). Korban tewas dengan luka sayatan di leher akibat tebasan senjata tajam.

Rekonstruksi itu digelar di lapangan tenis Mapolres Jepara. Selain dua pelaku utama, IS (31) dan MS (20), polisi juga menghadirkan dua korban selamat SA (34), dan FD (27).

Baca: Desa Muryolobo dan Ngetuk Jepara Sepakat Akhiri Konflik

Tak hanya itu, polisi juga menghadirkan dua orang saksi dan istri FR, Aminah serta Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Adegan dimulai dari pelemparan botol bir yang dilakukan dua orang pada sekelompok pemuda Desa Ngetuk. Orang yang belum diketahui identitasnya itu melempar botol sambil mengendarai motor.

Dari peristiwa itu, pemuda Desa Ngetuk tersulut emosinya. Para pemuda itu menduga pelaku pelemparan bir adalah warga Muryolobo.

Baca: Ini Isi Kesepakatan Damai Desa Muryolobo dan Ngetuk Jepara

Tak lama, terjadilah bentrok antara dua kelompok pemuda Desa Ngetuk dan Desa Muryolobo di Pasar Gandu, Desa Bendanpete, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.

Saat bentrok terjadi, kedua kelompok saling mempersenjatai diri. Korban, FR saat ini membawa sabuk gear dan dua temannya membawa botol bir serta celurit.

Sementara, tersangka IS membawa sebilah arit. Sedangkan teman-temannya yang kini DPO membawa batu, senapan angin, parang dan senjata lain.

Dalam bentrokan itu, IS berhadapan langsung dengan tiga korban itu. Namun, dua korban, SA dan FD berhasil lari.

Sedangkan FR, berlari ke arah Pasar Gandu. Saat itu, sabuk gearnya terjatuh. IS menendang FR sambil membacok leher sebelah kiri.

Setelah terjatuh dan berposisi telentang, IS membacok FR hingga urat napas dan kerongkongan putus. Setelah itu, IS bersama sejumlah temannya meninggalkan FR tergeletak di pinggir jalan.

Sore itu, Minggu (15/5/2022), IS langsung meninggalkan Jepara. Kepada salah satu saksi, IS minta untuk diantarkan ke Kudus. Setelah itu, dia langsung pergi merantau.

”Rekonstruksi ini untuk menyamakan persepsi penyidik dan JPU. Ada 54 adegan yang diperagakan,” kata Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fachrur Rozi.

Rozi menegaskan, pelaku yang sudah ditangkap dan yang masih buron, akan dijerat dengan Pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHP. Mereka diancam dengan hukuman 12 tahun penjara.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...