Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO JATIM

Kejari Sumenep Tangkap Pelaku Pemalsuan Dokumen dan Penggelapan Dana BOP Pesantren

Kejari Sumenep Tangkap Pelaku Pemalsuan Dokumen dan Penggelapan Dana BOP Pesantren
petugas di Kejaksaan negeri Sumenep saat memeriksa para pelaku (Kompas.com)

MURIANEWS, Sumenep – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim) menangkap empat orang yang diduga sebagai pelaku pemalsuan dokumen Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pesantren pada 2021.

Pelaku yang berhasil diamankan tersebut adalah AF (34), JM (40), AH (40), dan HT (49). Mereka diduga mencairkan dana BOP sebesar Rp 50 juta menggunakan dokumen palsu dengan mencatut nama lembaga Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep.

”Keempat tersangka kita lakukan penahanan selama 20 hari ke depan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep Trimo, dikutip dari Kompas.com, Jumat (10/6/2022).

Baca: Soal Pemotongan BOP, Menag Yaqut: Orang Lain Berpesta, Saya yang Cuci Piring

Kajari mengatakan, keempat pelaku diduga secara bersama-sama mencairkan dana sebesar Rp 50 juta untuk kepentingan pribadi. Sementara uang tersebut adalah dana BOP Pesantren Annuqayah yang diajukan tanpa sepengetahuan pengurus.

”Modusnya sama, yaitu untuk mengambil keuntungan secara pribadi,” tuturnya.

Akibat perbuatannya itu, para tersangka dijerat pasal 266 ayat 5, pasal 55 ayat 1, dan pasal 263 ayat 1 tentang pemalsuan data atau dokumen dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Baca: DPR Minta Kemenag Akhiri Praktik Pemotongan BOP

Dalam waktu dekat, lanjut Trimo, pihaknya akan melimpahkan berkas kasus tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Sumenep untuk disidangkan.

”Sekarang para tersangka sementara dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Sunenep,” jelasnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...