Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO KAMPUS

Catat! Publikasi Produk Usaha Ada Etikanya, Lho

Catat! Publikasi Produk Usaha Ada Etikanya, Lho
Muhammad Wildan Adi Kara meminta pelaku UMKM untuk memperhatikan etika dan memahami norma hukum dalam mempromosikan produknya. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Yogyakarta – Publikasi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital saat ini, memang membutuhkan cara yang lebih baik. Sebab, banyak produk-produk menarik yang dipasarkan secara online, tetapi setelah melihat langsung barangnya, ternyata tidak sesuai dengan yang ada dalam gambar.

Hal ini menjadi suatu catatan tersendiri bagi pelaku UMKM agar lebih berhati-hati dan beretika dalam melakukan pemasaran produk secara online. Sebab, kesalahan dalam publikasi produk akan berakibat fatal bagi pelaku usaha itu sendiri.

Enterpreneur muda Yogyakarta Muhammad Wildan Adi Kara dalam webinar ”Pemanfaatan Media Sosial untuk Menciptakan Customer Engagement pada Produk Usaha” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi (Himamikom) FISIP UPN Veteran Yogyakarta, Kamis (9/6/2022), mengungkapkan fenomena promosi online yang saat ini tengah kebablasan. Banyak produk yang dipromosikan secara online, tidak sesuai dengan kenyataannya.

“Coba kita lihat, berapa banyak orang yang tertipu karena promosi online yang tidak mempunyai etika, yang sembarangan. Terbaru, ada juga even internasional yang kecolongan dibohongi produsen karena promosi produk yang dilakukan. Ini menjadi catatan bahwa promosi di media sosial juga ada etikanya, ada normanya, ada hukumnya,” terang Wildan.

Baca: Kadin DIY Ungkap Pentingnya Transformasi Pemasaran UMKM dari Konvensional ke Online

Dalam webinar tersebut, Wildan juga mengajak pelaku usaha untuk memahami aspek-aspek hukum dalam publikasi produk.

Dia menjelaskan, ada beberapa payung hukum tentang publikasi produk ini yang bisa menjadi acuan pelaku usaha. Seperti Undang-Undang tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang tentang Pangan, Peraturan Pemerintah tentang Label dan Iklan Pangan, kemudian Undang-Undang tentang Hak Cipta.

“Sebelum melakukan publikasi, pahami dulu aturan yang berlaku. Jangan sampai produk yang dipublikasikan justru melanggar aturan, apalagi sampai membohongi konsumen,” terang pria yang juga sebagai Staf Ahli Anggota DPD RI dari DIY, Hilmy Muhammad ini.

Baca: Pemanfaatan Medsos untuk Memperluas Jangkauan Promosi Produk UMKM

Dia juga memberikan gambaran Bagaimana publikasi yang beretika, yakni dengan membuat kegiatan menarik dan bermanfaat bagi masyarakat. Wildan berpesan agar pelaku usaha jangan sampai mengeksploitasi golongan tertentu dalam publikasi produk.

“Catatannya, publikasi dari aspek ekonomi, kita akui cukup menjanjikan terutama di era digital dan media sosial saat ini. Tetapi publikasi juga harus memperhatikan aspek etika, jangan kemudian mengabaikan norma-norma yang berlaku,” terangnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar

 

Catatan Redaksi: Artikel ini telah mengalami penyuntingan ulang pada keterangan foto dan isi demi peningkatan kualitas berita.

Comments
Loading...